Showing posts with label 1. Windows. Show all posts
Showing posts with label 1. Windows. Show all posts

Tuesday, February 6, 2018

Sistem Operasi GNU Linux

1991.Proyek GNU ini diluncurkan pada tahun 1984 untuk mengembangkan
sebuah sistem operasi lengkap mirip UNIX berbasis perangkat lunak bebas:
yaitu sistem GNU (GNU merupakan akronim berulang dari “GNU’s Not Unix”;
GNU dilafalkan dengan “genyu”). Varian dari sistem operasi GNU, yang
menggunakan kernel Linux, dewasa ini telah digunakan secara meluas.Walau
pun sistem ini sering dirujuk sebagai “Linux”, sebetulnya lebih tepat jika disebut sistem GNU/Linux. Ada salah satu fitur atau kemampuan yang sangat menarik
dari GNU/Linux yang belum ada pada sistem operasi populer lainnya, yaitu
menjalankan sistem operasi dan aplikasi lengkap tanpa menginstalnya di hard
disk. Dengan cara ini dengan mudah kita dapat menggunakan GNU/Linux di
komputer orang lain karena tak perlu menginstalnya (tak perlu mengutak-atik
hard disk dan partisinya). Sejarah sistem operasi Linux berkaitan erat dengan
proyek GNU, proyek program bebas freeware terkenal diketuai oleh Richard
Stallman. Proyek GNU diawali pada tahun 1983 untuk membuat sistem operasi
seperti Unix lengkap — kompiler, utiliti aplikasi, utiliti pembuatan dan seterusnya — diciptakan sepenuhnya dengan perangkat lunak bebas. Pada tahun 1991,
pada saat versi pertama kerangka Linux ditulis, proyek GNU telah menghasilkan
hampir semua komponen sistem ini — kecuali kernel.Torvalds dan pembuat
kernel seperti Linux menyesuaikan kernel mereka supaya dapat berfungsi
dengan komponen GNU, dan seterusnya mengeluarkan Sistem operasi yang
cukup berfungsi.Oleh karena itu, Linux melengkapi ruang terakhir dalam
rancangan GNU.

Beberapa distro Linux Live CD yang banyak dipakai antara lain Knoppix,
SUSE Live Eval, Mandrake Move, Gentoo Live CD, Slackware Live CD dll.
Meskipun bentuknya Live CD, tetapi distro tersebut memiliki fungsi yang sama
dengan distro-distro terinstal. Di dalam CD tersebut, sudah terdapat paket-paket
umum yang biasa kita jumpai di distro Linux besar, seperti: OpenOffice, KOffice,
XMMS, GIMP, Konqueror, dan sebagainya. Namun ada beberapa pengecualian,
yaitu beberapa paket yang memang sangat besar dan kiranya tidaklah umum
digunakan oleh home user, mengingat kapasitas CD yang terbatas, yaitu sekitar
700MB.

Kepraktisan itu ada batasnya karena selama operasionalnya, Linux Live CD
tidak mempunyai sebuah tempat khusus di dalam harddisk. Linux Live CD hanya
memiliki tempat di memori utama (RAM), sehingga setelah di-restart, semua isi RAM akan dikosongkan dan Linux Live CD harus melakukan inisialisasi ulang
untuk mendeteksi semua perangkat keras yang dimiliki oleh user. Selain itu,
kinerja dari Linux Live CD sendiri juga tidak bisa maksimal, karena kecepatan
komputer untuk mengakses CD-ROM jauh lebih lambat dibandingkan dengan kecepatan mengakses harddisk.

Dalam ilmu komputer, kernel adalah suatu perangkat lunak yang menjadi
bagian utama dari sebuah sistem operasi.Tugasnya melayani bermacam
program aplikasi untuk mengakses perangkat keras komputer secara
aman.Istilah Linux sebetulnya hanya mengacu pada kernel dari suatu sistem
operasi.Kernel adalah Jembatan antara hardware dan aplikasi-aplikasi yg
menterjemahkan bahasa software sehingga mampu dimengerti dan diproses oleh hardware sesuai dengan permintaan. Karena akses terhadap perangkat keras terbatas, sedangkan ada lebih dari satu program yang harus dilayani dalam waktu yang bersamaan, maka kernel juga bertugas untuk mengatur kapan dan berapa lama suatu program dapatmenggunakan satu bagian perangkat keras tersebut.Hal tersebut dinamakan sebagai multiplexing.Akses
kepada perangkat keras secara langsung merupakan masalah yang kompleks,
oleh karena itu kernel biasanya mengimplementasikan sekumpulan abstraksi hardware. Abstraksi-abstraksi tersebut merupakan sebuah cara untuk
menyembunyikan kompleksitas, dan memungkinkan akses kepada perangkat
keras menjadi mudah dan seragam. Sehingga abstraksi pada akhirnya
memudahkan pekerjaan programer. Sebuah kernel sistem operasi tidak harus ada dan dibutuhkan untuk menjalankan sebuah komputer.Program dapat langsung dijalankan secara langsung di dalam sebuah mesin (contohnya adalah CMOS Setup) sehingga para pembuat program tersebut membuat program tanpa adanya dukungan dari sistem operasi atau hardware abstraction. Cara kerja seperti ini, adalah cara kerja yang digunakan pada zaman awal-awal dikembangkannya komputer (pada sekitar tahun 1950). Kerugian dari diterapkannya metode ini adalah pengguna harus melakukan reset ulang komputer tersebut dan memuatkan program lainnya untuk berpindah program, dari satu program ke program lainnya. Selanjutnya, para pembuat program tersebut membuat beberapa komponen program yang sengaja ditinggalkan di dalam komputer, seperti halnya loader atau debugger, atau dimuat dari dalam ROM (Read-Only Memory). Seiring dengan perkembangan zaman komputer yang mengalami akselerasi yang signifikan, metode ini selanjutnya membentuk apa yang disebut dengan kernel sistem operasi.

Selanjutnya, para arsitek sistem operasi mengembangkan kernel sistem
operasi yang pada akhirnya terbagi menjadi empat bagian yang secara desain berbeda, sebagai berikut:

• Monolithic Kernel. Monolithic kernel mengintegrasikan banyak fungsi di dalam kernel dan menyediakan lapisan abstraksi perangkat keras secara penuh terhadap perangkat keras yang berada di bawah sistem operasi.
 
• Microkernel. Microkernel menyediakan sedikit saja dari abstraksi perangkat keras dan menggunakan aplikasi yang berjalan di atasnya— yang disebut dengan server—untuk melakukan beberapa fungsionalitas lainnya.
 
• Hybrid kernel. Hybrid kernel adalah pendekatan desain microkernel yang dimodifikasi. Pada hybrid kernel, terdapat beberapa tambahan kode di dalam ruangan kernel untuk meningkatkan performanya.
 
• Exokernel. Exokernel menyediakan hardware abstraction secara minimal, sehingga program dapat mengakses hardware secara langsung.

Dalam pendekatan desain exokernel, library yang dimiliki oleh sistem operasi 
dapat melakukan abstraksi yang mirip dengan abstraksi yang dilakukan
dalam desain monolithic kernel.
Open source adalah sistem pengembangan yang tidak dikoordinasi oleh suatu orang/lembaga pusat, tetapi oleh para pelaku yang bekerja sama dengan memanfaatkan kode sumber (source-code) yang tersebar dan tersedia bebas (biasanya menggunakan fasilitas komunikasi internet). Pola pengembangan ini mengambil model ala bazaar, sehingga pola Open Source ini memiliki ciri bagi komunitasnya yaitu adanya dorongan yang bersumber dari budaya memberi, yang artinya ketika suatu komunitas menggunakan sebuah program Open Source dan telah menerima sebuah manfaat kemudian akan termotivasi untuk menimbulkan sebuah pertanyaan apa yang bisa pengguna berikan balik kepada
orang banyak. Pengembangan Linux bersifat open source artinya source code dari aplikasi pembentuk sistem dan aplikasi lainnya diberikan secara terbuka sehingga setiap orang dapat melakukan modifikasi atau kustomisasi sesuai
dengan kebutuhan masing-masing.

Pola Open Source lahir karena kebebasan berkarya, tanpa intervensi berpikir
dan mengungkapkan apa yang diinginkan dengan menggunakan pengetahuan
dan produk yang cocok. Kebebasan menjadi pertimbangan utama ketika dilepas ke publik.Komunitas yang lain mendapat kebebasan untuk belajar, mengutak-ngatik, merevisi ulang, membenarkan ataupun bahkan menyalahkan, tetapi
kebebasan ini juga datang bersama dengan tanggung jawab, bukan bebas
tanpa tanggung jawab.Pada intinya konsep sumber terbuka adalah membuka
“kode sumber” dari sebuah perangkat lunak.Konsep ini terasa aneh pada
awalnya dikarenakan kode sumber merupakan kunci dari sebuah perangkat
lunak. Dengan diketahui logika yang ada di kode sumber, maka orang lain
semestinya dapat membuat perangkat lunak yang sama fungsinya. Sumber
terbuka hanya sebatas itu.Artinya, dia tidak harus gratis.Definisi sumber terbuka yang asli adalah seperti tertuang dalam OSD (Open Source Definition)/Definisi
sumber terbuka.Pergerakan perangkat lunak bebas dan sumber terbuka saat ini
membagi pergerakannya dengan pandangan dan tujuan yang berbeda.Sumber terbuka adalah pengembangan secara metodelogi, perangkat lunak tidak bebas adalah solusi suboptimal.Bagi pergerakan perangkat lunak bebas, perangkat lunak tidak bebas adalah masalah sosial dan perangkat lunak bebas adalah solusi.

10 Distro Linux Yang Cocok Untuk Server

1. Ubuntu

Ubuntu merupakan distro linux yang berbasis Debian berada dalam kelas dengan sendirinya. Ini melampaui semua distro lain dari segi instalasinya yang sederhana dan dibantu dengan dukungan kinerja hardware yang sangat baik untuk kebutuhan komersial kelas dunia,dan tentunya ubuntu juga menjadi pilihan dalam membuat sebuah server jaringan.

2. Red Hat

Red Hat Enterprise Linux (RHEL) adalah sebuah perusahaan Linux kecil yang
sekarang menjadi kekuatan utama dalam upaya untuk rackspace data center.
Dan Redhat ini banyak dijadikan pilihan untuk dibuat menjadi server meskipun ada
beberapa paket yang memerlukan biaya untuk memilikinya

3. SUSE

SUSE Linux adalah distro milik novell suse linux juga dijadikan pilihan yang tidak
kalah dari distro lainnya,dan banyak juga yang tidak tanggung tanggung untuk
memilih suse sebagai os pribadi maupun server

4. Mandriva

Mandriva adalah sistem operasi linux server yang mungkin agak asing.linux ini
berasal dari Perancis dan klaim penerimaan ekstrim di Eropa dan Amerika Selatan. Hal ini, seperti klaim situsnya, penyedia Linux di seluruh dunia.Namanya dan konstruksinya berasal dari Mandrake Linux dan Connectiva distribusi Linux.

5. Xandros

Jika Anda lebih memilih distribusi Linux dengan koneksi Microsoft, Xandros adalah satu pilihan yang tepat untuk Anda. Rumor mengenai, Xandros dan Microsoft berkolaborasi dalam apa yang dikenal di kalangan teknis sebagai "cooperatition." Ini berarti bahwa mereka bersaing secara kooperatif.

6. Slackware

Slackware yang meruapakan distro milik Patrick Volkerding adalah salah satu sistem operasi yang free atau gratis Meskipun tidak umumnya terkait dengan distribusi komersial, Slackware mempertahankan hubungan dengan beberapa perusahaan yang memberikan dukungan fee-based. Salah satu distro awal yang tersedia, Slackware memiliki basis penggemar yang luas dan setia.Pengembang secara teratur merilis versi baru dan keunggulan fitur di tiap perbaharuannya.

7. Debian

Debian adalah sistem operasi yang tidak memiliki dukungan komersial formal, tetapi Anda dapat terhubung dengan konsultan Debian-savvy di seluruh dunia melalui halaman Konsultan mereka. Debian telah melahirkan anak distribusi lebih dari distribusi linux lainnya, seperti Ubuntu, Linux Mint dan Vyatta.

8. Vyatta

Linux Vyatta memiliki kelelebih dalam pengaturan router dan firewall dari sistem berbasis PC tetapi jika Anda ingin distribusi komersial-driven untuk aplikasi tersebut, Vyatta bekerja dengan baik untuk kebutuhan pada media komunikasi dan tentunya sangat aman dan terjangkau.Vyatta Linux Juga memiliki versi gratis.

9. CentOS

Memang benar bahwa CentOS tidak sepenuhnya komersial tetapi karena didasarkan pada Red Hat Enterprise Linux, Anda dapat memanfaatkan dukungan komersial untuk itu. CentOS memiliki repositori sendiri dan dukungan masyarakat dan tidak
sama dengan Fedora Linux.

10. Unbreakable Linux

Oracle Unbreakable Linux Red Hat Enterprise Linux dengan beberapa logo Oracle
dan seni.Oracle bersaing langsung dengan Red Hat dengan distribusi dan cukup efektif, karena dukungan dibeli melalui Oracle adalah setengah harga dari model setara Red Hat.

Monday, February 5, 2018

9 OS Oreo Yang Wajib Kamu Coba

Apa kabar?Mungkin Anda telah mendengar OS Android Terbaru Yaitu Oreo. Apakah kamu sudah mencobanya dengan OS Android terbaru ini?Nah Guys disini saya akan membahas tentang "9 OS Android Oreo Yang Wajib Kamu Coba. Inilah dia guys dibawah ini :

1. Aplikasi Sideloading Sekarang Lebih Aman dan Nyaman

Kalau selama ini iOS selalu dipuja-puji oleh penggila android, sekarang tidak lagi dengan Hadirnya Android versi Oreo suskes memikat hati para konsumen. Konsumen yang tadinya menggunakan sistem operasi iOS, kini banyak yang beralih ke Android Oreo. Android Oreo memberikan kenyamanan dan keamanan lebih dibandingkan iOS. Kamu yang suka download aplikasi ini dan itu nggak perlu takut lagi soal hacker atau virus. Mau download dari manapun (Play Store atau Google Chrome), sistem Oreo siap melindungi Android Anda dari segala ancaman virus.

2. Android Verified Boot 2.0 Mengatasi Gangguan

Android Verified Boot sebenarnya sudah ada sejak dirilisnya Android Kitkat 4.4. Tapi, tipe Verified Boot tersebut berhasil digeser karena hadirnya Android Verified Boot 2.0 yang dipercaya mampu mengatasi berbagai macam gangguan. Salah satunya ialah potensi pengembalian aplikasi ke versi lama oleh para hacker. Android Verified Boot 2.0 sudah menggunakan sistem Rollback Protection yang cukup aman. Aplikasi dan data-data yang tersimpan di Android milik Anda juga dijamin aman dari gangguan virus. Sayangnya, Android Verified Boot 2.0 masih dimiliki oleh Android Pixel 2 dan Pixel 2 XL saja. Semoga saja android-android yang lainnya segera memasangkan Android Verified Boot 2.0.

3. Project Treble Mengaktifkan Sandboxing Lebih Baik

Hadirnya Project Treble juga menjadi alasan mengapa Anda harus mengupdate Android ke versi Oreo. Sistem yang satu ini dirancang untuk membantu pengembangan perangkat Android menjadi lebih cepat dan mudah. Apabila versi Android yang terbaru sudah muncul, sistem ini secara otomatis akan terupdate sendiri. Selain itu, Project Treble juga dipercaya mampu mengaktifkan sandboxing jauh lebih baik dibandingkan yang disematkan di versi Android sebelumnya. Soal ancaman virus, Anda tidak perlu khawatir lagi. Project Treble sudah dilengkapi dengan sistem Hardware Abstraction Layer (HAL). Sistem ini menyediakan koneksi interface antara hardware dan software. Sehingga keduanya saling melengkapi untuk menjauhkan Android milik Anda dari gangguan virus.

4. Versi dari SSL yang Tidak Berlaku Lagi

SSL / TLS merupakan protokol jaringan yang digunakan untuk melindungi privasi selama jelajah di dunia internet. Di tahun 2014, Google berhasil menemukan ancaman keamanan pada SSL versi v3.0 yang diduga akan mengganggu sistem di Android. Apakah Anda Khawatir Lagi? Tidak perlu! Dengan Hadirnya Android versi Oreo sukses menghentikan ancaman keamanan yang bersumber dari SSL versi 3.0.

Android versi Oreo dianggap mampu untuk menumpas server-server yang tidak bertanggung jawab dari sistem TLS. Google juga mengatakan kalau versi SSL sudah berhasil dihapus dan tidak akan digunakan lagi saat berjelajah di internet. Kalau sudah seperti ini, Anda sudah bisa berselancar dengan aman, tentram, dan damai di internet kapan pun dan di mana pun Anda berada.

5. Tetap Terjaga dengan Public Wi-Fi

Hidup di zaman modern seperti sekarang nggak akan lengkap tanpa koneksi Wi-Fi, Wi-Fi sangat dibutuhkan agar tetap terhubung ke internet, khususnya saat paket data milikmu sudah habis. Percaya atau nggak nih, kalau konektivitas ke Wi-Fi secara sembraut memicu munculnya virus pada Android. Parahnya, virus-virus ini mampu mencuri dan menghancurkan file-file yang ada di smartphone milikmu.

Balik lagi, Anda tidak perlu khawatir lagi! Android Oreo bisa kamu jadikan perisai saat virus-virus yang berasal dari koneksi Wi-Fi ingin menghancurkan sistem di smartphone. Tingginya tingkat keamanan Android Oreo membuat Android milikmu tetap aman. Bahkan aksi jahat para hacker juga mampu dihentikan oleh Android Oreo.

6. Dukungan untuk Temper-Resistant Hardware

Android Oreo sudah didukung oleh temper-resistant hardware yang mampu melindungi smartphone pada saat kunci layar aktif. Gangguan-gangguan keamanan seperti virus akan langsung terdeteksi secara otomatis. Uniknya, Android Oreo juga akan langsung mengaktifkan mode keamanan yang cukup tinggi sehingga Android Anda tetap aman dari aksi virus yang asalnya entah dari mana.

7. Dukungan untuk Physical Security Keys

Anda Sudah pernah dengarkah sistem autentifikasi dua arah? Sistem ini dianggap sangat penting untuk melindungi privasi, termasuk data-data yang ada pada Andriod. Sistem autentifikasi dua arah biasanya menggunakan kode atau kata kunci yang unik yang pastinya sangat sulit ditebak oleh siapa pun.

Untuk meningkatkan keamanan, Android Oreo menawarkan fitur physical security keys. Fitur ini merupakan fitur tambahan yang pasti akan membuat Anda tetap aman dari ancaman para hacker. Fitur ini juga cukup mudah digunakan. Cukup dengan koneksi Bluetooth dan NFC, Anda sudah bisa meningkatkan keamanan Android anda. Tapi Sayangnya, physical security keys masih dalam tahap pengembangan.

8. Kernel yang Terkunci

Ancaman dari bagian kernel (perangkat lain komputer) juga patut diwaspadai. Akses ke bagian kernel dianggap berbahaya karena mampu merusak sistem pada komputer, Android, atau laptop milik Anda. Untungnya, Android Oreo hadir untuk membatasi perangkat ke bagian kernel. Semua aplikasi yang sudah kamu install atau download pada perangkat dijamin aman karena kernel tersebut sudah terkunci.

9. Sistem Alert Overlay yang Bantu Menghilangkan Notif

Pemberitahuan pembaruan perangkat secara otomatis biasanya muncul di layar Android milik Anda. Hadirnya notifikasi otomatis seperti ini memang sangat berguna, tapi sedikit menjengkelkan, terutama saat Anda sedang asyik-asyiknya bermain game. Karena notifikasi ini seringkali menjadi penyebab game yang sedang Anda mainkan menjadi lama.

Daripada lama berlarut-larut, lebih baik andalkan Android versi Oreo! Sistem alert overlay yang disematkan di Android versi Oreo dianggap mampu untuk menghilangkan notifikasi yang sering muncul pada layar Android. Sehingga main game pun jauh lebih seru dan menyenangkan tanpa gangguan notifikasi ini dan itu.

Nah guys itulah dia guys pembahasan dari saya semoga ini bermanfaat!!!

Thursday, February 1, 2018

Perawatan Hardware Dan Software

Sebagai penguna komputer, tentu masalah komputer akan selalu timbul
ketika kita bekerja dengan komputer.Baik hardware maupun software. Melakukan
kesalahan pengoperasian adalah sesuatu yang biasa. Ini bisa terjadi karena
kurangnya pelatihan, pengetahuan dan pengenalan terhadap komputer.
Kata pepatah, mencegah lebih baik dari pada mengobati.

Dengan perawatan preventive, kita bisa menekan permasalahan yang akan muncul seminimal mungkin. Perawatan secara teratur akan mengurangi beberapa permasalahan seperti crash system, kehilangan data bahkan sampai kerusakan komponen sehingga sistem komputer kita bisa berumur lebih panjang.

• Peralatan Perawatan Komputer

Untungnya, dengan sedikit upaya dan tool yang tepat, pemeliharaan dan
perbaikan PC menjadi mudah untuk kebanyakan orang. Inilah tool/peralatan
standar yang biasa digunakan dalam perawatan komputer.

1. Obeng: Kita membutuhkan dua obeng kecil: satu dengan kepala pipih standar, dan yang satu lagi dengan kepala kembang. Biasanya kurang dari enam inci panjangnya dan pastikan semuanya tidak bermagnet.
 
2. Kuas
 
3. Senter: Bahkan di ruangan yang terang-benderang, bisa saja sulit melihat kabel-kabel kecil dan konektor di bagian dalam casing komputer.

4. Wadah komponen: Wadah kecil yang berpenutup penting untuk menyimpan sekrup dan jumper. Cangkir plastik atau botol obat lama juga bisa dipakai.
 
5. Tang berujung runcing: Tang kecil berujung runcing berguna untuk menjangkau bagian-bagian dan menekuk kawat dan potongan logam.
 
6. Vacum cleaner kecil/sedang bila ada untuk membersihkan bedu dalam casing computer.bila tidak ada cukup mengunakan kuas yang agak besar dan pembersihan dilakukan di luar ruangan yang berventilasi baik.

7. Anti static trap/wistrap
 
8. Thermal grease/pasta prosesor.
 
9. Semprotan udara bila ada.

• Melakukan perawatan PC

Ada dua tipe perawatan yang bisa kita lakukan, yaitu perawatan pasif dan
paerawatan aktif. Kita namakan pasif, karena perawatan ini lebih mengarah
kepada faktor lingkungan dan benda-benda non komputer yang membantu
kinerja PC Anda. Sedangkan perawatan aktif adalah perawatan yang kita
lakukan dalam tubuh PC itu sendiri meliputi software dan hardware.

• Metode Perawatan Pasif

Perawatan ini meliputi langkah-langkah yang biasa kita gunakan untuk
melakukan proteksi sistem terhadap lingkungan yang normal, baik secara fisik
dan elektrikal. Hal fisik meliputi temperatur yang baik, thermal stress dari power, kontaminasi debu atau asap dan gangguan lain seperti getaran atau guncangan. Hal elektrikal meliputi ESD (electro-static discharge)/listrik statis, kebisingan power dan gangguan frekwensi radio. Tahap-tahap melakukan perawatan pasif :

1. Memilih lokasi untuk komputer yang bebas dari polusi udara seperti asap, debu, kotoran dan polusi yang lain.
 
2. Memperkecil kemungkinan terjadinya variasi suhu di dalam ruangan. Misalnya, dengan memberi AC atau tidak menempatkan komputer dekat jendela agar komputer tidak terkena sinar matahari secara langsung ataupun percikan air hujan.
 
3. Menyediakan outlet ground dari power yang sudah stabil dan bebas dari gangguan elektris dan interferensi. Hal ini berfungsi menghindari listrik statis.dan resiko tersengat listrik dari casing computer.
 
4. Bila memungkinkan, jauhkan komputer Anda dari pemancar atau sumber- sumber frekwensi radio.

Ada baiknya juga, pada fase persiapan lokasi instalasi komputer, kita bisa
memperhatikan beberapa faktor di bawah ini :
 
1. Sediakan sirkuit (MCB) tersendiri untuk aliran listrik komputer Anda

2. Sirkuit harus diperiksa dengan baik tentang low resistance ground, tegangan yang memadai, bebas dari interferensi dan bebas dari naik turunnya tegangan.
 
3. Sirkuit tiga kabel harus ada. Namun bila tidak, gunakan adapter tambahan ground untuk menyesuaikan penempatan ground pada soket dua kabel
 
4. Untuk mengurangi resistansi, hindari pemakaian panjang kabel yang tidak perlu. Permasalahan power low noise akan menambah resistansi sirkuit yang mengikuti ukuran kabel dan panjangnya.
 
5. Bila memungkinkan, sediakan power sirkuit terpisah untuk peralatan non komputer seperti: AC, coffee maker, mesin copy, laser printer, pemanas ruangan, vacum cleaner dan peralatan lain.
 
• Metode perawatan aktif

Intensitas melakukan perawatan aktif sangatlah tergantung dari
lingkungan dan kwalitas komponen komputer. Bila lingkungan kita kotor dan
berdebu, kita harus membersihkan komputer paling tidak tiga kali dalam sebulan. Namun untuk lingkungan kantor normal, pembersihan komputer dapat dilakukan beberapa bulan sekali dalam setahun. Namun jika kita membuka komputer setelah satu tahun ternyata di dalamnya telah penuh debu, ada baiknya kita memperpendek interval pembersihan. Tahap-tahap melakukan perawatan aktif :

Untuk hardware ,non Operating System :

1. Membersihkan debu di luar dan dalam CPU serta monitor dengan vacuum cleaner/kuas
 
2. Membersihkan keyboard dan mouse
 
3. Membersihkan konektor dan kontak pada konektor slot, konektor power supply, konektor keyboard, konektor mouse dan konektor speaker.
 
4. Sebaiknya untuk perawatan hardware dilakukan di tempat terbuka/berfentilasi baik.

Berikut cara perawatan dari beberapa hardware pada komputer.

1) Perawatan input device Mouse.

Untuk perawatan device ini diperlukan perlakuan khusus tergantung dari type
yang digunakan (Optical Mouse/Ball Mouse). Untuk Optical Mouse, perawatan yang dapat dilakukan adalah :

1. Pastikan tempat Mouse (Mouse Pad) menggunakan warna yang sama atau tidak berwarnawarni misalnya hanya menggunakan warna Biru saja. Hal ini dimaksudkan untuk mencegah mouse mouse tidak dapat dikendalikan.
 
2. Mouse sebaiknya diletakan pada
tempat yang rata dan tidak terdapat benjolan dsb, ini dimaksudkan agar pointer mouse tidak mergerak secara acak.
 
3. Sedangkan untuk mouse jenis Ball
Mouse, perawatan yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut :
 
4. Bersihkan bola pada bagian dalam Mouse dengan menggunakan sikat untuk menghilangkan debu ayng terdapat pada bola yang dapat menyebabkan pointer sulit digerakkan.
 
5. Letakan Mouse pada tempat yang baik agar bola mudah bergerak pada bagian dalam Mouse.

• Keyboard

Perawatan Keyboard sendiri dapat dilakukan dengan berbagai cara sebagai
berikut :

1. Lakukan pembersihan terhadap debu yang mungkin terselip dan menjadi tebal pada bagian bawah tombol Keyboard yang dapat menyebabkan tombol keyboard macet dan sulit untuk ditekan. Pembersihan ini dapat dilakukan dengan menggunakan cairan pembersih dan kain atau kuas untuk menghilangkan debu yang ada didalamnya.
 
2. Jika Keyboard sedang tidak digunakan ada baiknya menutup Keyboard dengan kain untuk mencegah masuknya debu atau serangga yang dapat menimbulkan kerusakan pada Keyboard.

• WebCam

Untuk perawatan device ini dapat dilakukan beberapa tips berikut :

1. Lakukan pembersihan terhadap lensa jika pada saat digunakan gambar yang tertampil terlihat agak buram atau rusak. Bersihkan dengan menggunakan kain dan cairan pembersih.
 
2. Pastikan pada saat penggunaan kamera, kamera tidak berhadapan langsung dengan cahaya yang cukup kuat seperti cahaya matahari hal ini agar lensa kamera tidak cepat rusak dan hasil yang diperoleh akan lebih baik.
 
• Scanner
 
1. Perawatan Scaner yang umumnya dilakukan adalah sebagai berikut : Bersihkan bagian permukaan kaca Scaner dengan lap dan cairan pembersih agar dokumen yang dicetak menghasilkan hasil yang baik.
 
2. Letakan Scaner pada tempat yang sejuk dan kering serta terhindar dari debu, kotoran dan serangga.

2) Perawatan output device

• Monitor

Perawatan monitor dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :

1. Bersihkan layar dengan lap dan cairan pembersih khusus agar layar monitor tetap terjaga kebersihannya (LCD).
 
2. Tutup monitor apabila sedang tidak digunakan dan jauhkan monitor dari perangkat yang mengandung induksi magnetik sepeti HP dan speaker (CRT).

• Printer

Perawatan Printer dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :

1. Tutup Printer dengan kain jika tidak digunakan.
 
2. Bersihkan dan cegah agar debu atau remah-remah makanan tidak masuk ke dalam Printer. Dan reset printer jika sudah lama digunakan.

• Speaker

Untuk mghasilkan keluaran suara yang baik, maka speaker perlu perawatan, dan
perawatan yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut :

1. Jauhkan Speaker dari perangkat yang memiliki gelombang radio seperti HP yang dapat menimbulkan interferensi dan akan menghasilkan suara yang buruk.
 
2. Jauhkan Speaker dari pernagkat seperti monitor karena selain merusak monitor jaga akan mempengaruhi speaker.
 
• Untuk perawatan Operating System :

Yang sifatnya rutin dan wajib dilakukan adalah:

1. Melakukan Back up data dan file-file penting pada waktu yang terjadwal. membuat cadangan data wajib dilakukan pada Komputer maupun notebook.karena nilai data penting lebih mahal dari hardware computer itu sendiri.
 
2. Melakukan defragmentasi file.pada windows 7 telah berjalan secara otomatis kita tinggal menyesuaikan saja waktunya.
 
3. Melakukan clean up dengan menghapus semua file temporer, seperti: *.tmp, *.chk, ~*.*, file-file dari recycle bin, web browser history dan temporary internet files.
 
4. Melakukan scandisk
 
5. Melakukan checking dan updating anti virus rekomendasi antivirus avira free.karena bersifat gratis dan ringan dalam proses scanning serta update. Update anti-virus harus rutin di-update, agar dapat selalu menangkal virus-virus baru yang terus bermunculan setiap hari. Kunjungi secara rutin situs pembuat antivirus yang digunakan.



Sistem Operasi Jaringan

Sistem operasi jaringan (Inggris: network operating system) adalah sebuah
sistem operasi yang di install pada komputer server ditujukan untuk menangani jaringan. Umumnya, sistem operasi ini terdiri atas banyak layanan atau service yang ditujukan untuk melayani pengguna, seperti layanan File sharing, priter sharing, DNS Service, Webserver, FTP server, DHCP, Database dan lain sebagainya.

• Menyediakan fungsi khusus untuk menghubungkan sejumlah komputer dan perangkat lainnya ke sebuah jaringan
• Mengelola sumber daya jaringan
• Menyediakan layanan keamanan jaringan bagi multiple users

Sistem operasi jaringan atau sistem operasi komputer yang dipakai sebagai
server dalam jaringan komputer hampir mirip dengan system operasi komputer stand alone, bedanya hanya pada sistem operasi jaringan, salah satu komputer harus bertindak sebagai server bagi
komputer lainnya. Di dalam Jaringan komputer terdiri dari :
• Komputer Server adalah komputer yang menyediakan fasilitas bagi komputer-komputer lain didalam jaringan.
• Komputer Client adalah komputer-komputer yang menerima atau menggunakan fasilitas yang disediakan oleh server.

Sistem operasi dalam jaringan disamping berfungsi untuk mengelola sumber
daya dirinya sendiri juga untuk mengelola sumber daya komputer lain yang tergabung dalam jaringan.

Sistem operasi harus diinstal ke dalam komputer agar dapat berfungsi dengan baik. Dalam instalasi sistem operasi jaringan terdapat beberapa mode pilihan yang disediakan yaitu berupa mode text dan mode grafik.

Instalasi sistem operasi berbasis text merupakan salah satu mode instalasi
sistem operasi komputer dengan tampilan text. Mode text digunakan jika spesifikasi hardware komputer yang akan diinstal mempunyai spesifikasi yang rendah. Metode instalasi berbasis text akan mempercepat proses instalasi. Metode instalasi sistem operasi berbasis text sering digunakan untuk mempercepat proses instalasi walaupun dengan tampilan yang kurang
menyenangkan. Biasanya untuk spesifikasi komputer yang sederhana dibanding dengan sistem operasinya akan menggunakan metode berbasis text.


Sistem operasi komputer telah mengalami perkembangan yang
sangat pesat baik untuk keperluan stand alone maupun jaringan. Ada banyak sistem operasi komputer yang dapat digunakan dalam sebuah komputer baik stand alone maupun jaringan diantaranya adalah Microsoft Windows Series (Win 98, Win ME, Win 2000, Win XP, Win NT, Win 7, Win 8), Unix, Sun Solaris, Linux Series (Redhat, Debian, SUSE, Ubuntu, fedora), Mac OS, dan lain sebagainya. Masing-masing
system operasi memiliki kelebihan dan kekurangan sehingga diperlukan analisis
dalam memilih sistem operasi mana yang sesuai dengan kebutuhan.

A. Model Sistem Operasi Jaringan

Ada dua model sistem operasi jaringan, yaitu berbasis text atau CLI
(Command Line Interface) dan berbasis GUI (Graphical User Interface).


Sistem Operasi Workstation/client/desktop

• Windows XP
• Windows Vista
• Windows 7
• Ubuntu
• Open Suse
• Mandrake
• Mac OS

Beberapa service yang biasa dijalankan pada sistem operasi jaringan :

1. DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) Server DHCP serveradalah suatu server yang men-assign IP address kepada client yang meminta IP address dalam suatu jaringan.
2. DNS (Domain Name Server) Merupakan sebuah aplikasi services yang biasa digunakan di Internet seperti web browser atau e-mail yang menerjemahkan sebuah domain name ke IP address.
3. FTP Server (File Transfer Protocol) Protokol yang berfungsi untuk tukar-menukar file dalam suatu network yang menggunakan TCP/IP.
4. Webserver Sebuah perangkat lunak server yang berfungsi menerima permintaan HTTP atau HTTPS dari klien yang dikenal dengan browser web dan mengirimkan kembali hasilnya dalam bentuk halaman -halaman web yang umumnya berbentuk dokumen HTML.

Untuk fungsi-fungsi perangkat keras seperti sebagai masukan dan keluaran
dan alokasi memori, sistem operasi bertindak sebagai perantara antara program aplikasi dan perangkat keras komputer, meskipun kode aplikasi biasanya dieksekusi langsung oleh perangkat keras dan seringkali akan menghubungi OS atau terputus oleh itu. Sistem operasi yang ditemukan pada hampir semua perangkat yang berisi
komputer-dari ponsel dan konsol permainan video untuk superkomputer dan server web.

B. Karakteristik Sistem Operasi Jaringan

• Pusat kendali sumber daya jaringan
• Akses aman ke sebuah jaringan
• Mengizinkan remote user terkoneksi ke jaringan
• Mengizinkan user terkoneksi ke jaringan lain (misalnya Internet)
• Back up data dan memastikan data tersebut tersedia

C. Fungsi Utama Sistem Operasi Jaringan

• Menghubungkan sejumlah komputer dan perangkat lainnya kesebuah jaringan
• Mengelola sumber daya jaringan
• Menyediakan layanan
• Menyediakan keamanan jaringan bagi multiple users
• Mudah menambahkan client dan sumber daya lainnnya
• Memonitor status dan fungsi elemen – elemen jaringan
• Distribusi program dan update software ke client
• Menggunakan kemampuan server secara efisien
• Menyediakan tolerasi kesalahan

D. Jenis Sistem Operasi jaringan

1. Sistem Operasi Jaringan Berbasis GUI

Adalah Sistem operasi yang dalam proses Instalasinya, user tidak perlu
menghafal sintax – sintax atau perintah DOS atau bahasa pemograman yang
digunakannya.Berikut beberapa contoh Sistem Operasi jaringan berbasis GUI

• Linux Redhat
• Windows NT 3.51
• Windows 2000 (NT 5.0)
• Windows Server 2003
• Windows XP
• Microsoft MS-NET
• Microsoft LAN Manager
• Novell NetWare

2. Sistem Operasi Jaringan Berbasis Text

Adalah sistem operasi yang proses instalasinya, user diharapkan untuk
menghafal sintax – sintax atau perintah DOS yang digunakan untuk
menjalankan suatu proses instalasi Sistem Operasi Jaringan tersebut,
diantaranya adalah sebagai berikut :
 
• Linux Debian
• Linux Suse
• Sun Solaris
• Linux Mandrake
• Knoppix
• MacOS
• UNIX


Demikianlah yang saya bahas tentang "Sistem Operasi Jaringan" Semoga ini Bermanfaat bagi andaa kalian semua

Wednesday, January 31, 2018

Sejarah TCP/IP

Sejarah TCP/IP dimulainya dari lahirnya ARPANET yaitu jaringan paket
switching digital yang didanai oleh DARPA (Defence Advanced Research Projects
Agency) pada tahun 1969. Sementara itu ARPANET terus bertambah besar sehingga protokol yang digunakan pada waktu itu tidak mampu lagi menampung jumlah node yang semakin banyak. Oleh karena itu DARPA mendanai pembuatan protokol komunikasi yang lebih umum, yakni TCP/IP. Ia diadopsi menjadi standard ARPANET pada tahun 1983.
 
Untuk memudahkan proses konversi, DARPA juga mendanai suatu proyek
yang mengimplementasikan protokol ini ke dalam BSD UNIX, sehingga dimulailah
perkawinan antara UNIX dan TCP/IP. Pada awalnya internet digunakan untuk menunjukan jaringan yang menggunakan internet protocol (IP) tapi dengan semakin berkembangnya jaringan, istilah ini sekarang sudah berupa istilah generik yang digunakan untuk semua kelas jaringan.Internet digunakan untuk menunjuk pada komunitas jaringan komputer worldwide yang saling dihubungkan dengan protokol
TCP/IP.

Perkembangan TCP/IP yang diterima luas dan praktis menjadi standar de-
facto jaringan komputer berkaitan dengan ciri-ciri yang terdapat pada protokol itu
sendiri yang merupakan keunggulun dari TCP/IP, yaitu :

• Perkembangan protokol TCP/IP menggunakan standar protokol terbuka sehingga tersedia secara luas. Semua orang bisa mengembangkan perangkat lunak untuk dapat berkomunikasi menggunakan protokol ini. Hal ini membuat pemakaian TCP/IP meluas dengan sangat cepat, terutama dari sisi pengadopsian
oleh berbagai sistem operasi dan aplikasi jaringan.

• Tidak tergantung pada perangkat keras atau sistem operasi jaringan tertentu sehingga TCP/IP cocok untuk menyatukan bermacam macam network, misalnya Ethernet, token ring, dial-up line, X-25 net dan lain lain.
 
• Cara pengalamatan bersifat unik dalam skala global, memungkinkan komputer dapat mengidentifikasi secara unik komputer yang lain dalam seluruh jaringan, walaupun jaringannya sebesar jaringan worldwide Internet. Setiap komputer yang tersambung dengan jaringan TCP/IP (Internet) akan memiliki address yang hanya dimiliki olehnya.
 
• TCP/IP memiliki fasilitas routing dan jenis-jenis layanan lainnya yang memungkinkan diterapkan pada internetwork.
 
1.1. Arsitektur dan Protokol Jaringan TCP/IP


Dalam arsitektur jaringan komputer, terdapat suatu lapisan-lapisan ( layer )
yang memiliki tugas spesifik serta memiliki protokol tersendiri. ISO (International Standard Organization) telah mengeluarkan suatu standard untuk arsitektur jaringan komputer yang dikenal dengan nama Open System Interconnection ( OSI ).

Walaupun jumlahnya berbeda, namun semua fungsi dari lapisan-lapisan
arsitektur OSI telah tercakup oleh arsitektur TCP/IP.

Physical Layer (lapisan fisik) merupakan lapisan terbawah yang mendefinisikan
besaran fisik seperti media komunikasi, tegangan, arus, dsb. Lapisan ini dapat
bervariasi bergantung pada media komunikasi pada jaringan yang bersangkutan.

TCP/IP bersifat fleksibel sehingga dapat mengintegralkan mengintegralkan berbagai jaringan dengan media fisik yang berbeda-beda.

NetworkAccessLayer mempunyai fungsi yang mirip dengan Data Link layer pada
OSI. Lapisan ini mengatur penyaluran data frame-frame data pada media fisik yang
digunakan secara handal. Lapisan ini biasanya memberikan servis untuk deteksi dan koreksi kesalahan dari data yang ditransmisikan. Beberapa contoh protokol yang digunakan pada lapisan ini adalah X.25 jaringan publik, Ethernet untuk jaringan Etehernet, AX.25 untuk jaringan Paket Radio dsb.

InternetLayer mendefinisikan bagaimana hubungan dapat terjadi antara dua pihak
yang berada pada jaringan yang berbeda seperti Network Layer pada OSI. Pada
jaringan Internet yang terdiri atas puluhan juta host dan ratusan ribu jaringan lokal,
lapisan ini bertugas untuk menjamin agar suatu paket yang dikirimkan dapat
menemukan tujuannya dimana pun berada. Oleh karena itu, lapisan ini memiliki peranan penting terutama dalam mewujudkan internetworking yang meliputi wilayah luas (worldwide Internet). Beberapa tugas penting pada lapisan ini adalah:

• Addressing, yakni melengkapi setiap datagram dengan alamat Internet dari tujuan. Alamat pada protokol inilah yang dikenal dengan Internet Protocol Address ( IP Address). Karena pengalamatan (addressing) pada jaringan TCP/IP berada pada level ini (software), maka jaringan TCP/IP independen dari jenis media dan komputer yang digunakan.
 
• Routing, yakni menentukan ke mana datagram akan dikirim agar mencapai tujuan yang diinginkan. Fungsi ini merupakan fungsi terpenting dari Internet Protocol (IP). Sebagai protokol yang bersifat connectionless, proses routing sepenuhnya ditentukan oleh jaringan. Pengirim tidak memiliki kendali terhadap paket yang dikirimkannya untuk bisa mencapai tujuan. Router-router pada jaringan TCP/IP lah yang sangat menentukan dalam penyampaian datagram dari penerima ke tujuan.
 
Transport Layer mendefinisikan cara-cara untuk melakukan pengiriman data antara
end to end host secara handal. Lapisan ini menjamin bahwa informasi yang diterima pada sisi penerima adalah sama dengan informasi yang dikirimkan pada pengirim. Untuk itu, lapisan ini memiliki beberapa fungsi penting antara lain :


• Flow Control. Pengiriman data yang telah dipecah menjadi paket-paket tersebut harus diatur sedemikian rupa agar pengirim tidak sampai mengirimkan data dengan kecepatan yang melebihi kemampuan penerima dalam menerima data.
 
• Error Detection. Pengirim dan penerima juga melengkapi data dengan sejumlah informasi yang bisa digunakan untuk memeriksa data yang dikirimkan bebas dari kesalahan. Jika ditemukan kesalahan pada paket data yang diterima, maka penerima tidak akan menerima data tersebut. Pengirim akan mengirim ulang paket data yang mengandung kesalahan tadi. Namun hal ini dapat menimbulkan delay yang cukup berartii.
 
Pada TCP/IP, protokol yang dipergunakan adalah Transmission Control Protocol
(TCP) atau User Datagram Protocol( UDP ). TCP dipakai untuk aplikasi-aplikasi yang membutuhkan keandalan data, sedangkan UDP digunakan untuk aplikasi yang membutuhkan panjang paket yang pendek dan tidak menuntut keandalan yang tinggi. TCP memiliki fungsi flow control dan error detection dan bersifat connection oriented. Sebaliknya pada UDP yang bersifat connectionless tidak ada mekanisme pemeriksaan data dan flow control, sehingga UDP disebut juga unreliable protocol.Untuk beberapa hal yang menyangkut efisiensi dan penyederhanaan, beberapa aplikasi memilih menggunakan UDP sebagai protokol transport.Contohnya adalah aplikasi database yang hanya bersifat query dan response, atau aplikasi lain yang sangat sensitif terhadap delay seperti video conference. Aplikasi seperti ini dapat mentolerir sedikit kesalahan (gambar atau suara masih bisa dimengerti), namun akan tidak nyaman untuk dilihat jika terdapat delay yang cukup berarti.

Application Layer merupakan lapisan terakhir dalam arsitektur TCP/IP yang
berfungsi mendefinisikan aplikasi-aplikasi yang dijalankan pada jaringan.Karena itu,
terdapat banyak protokol pada lapisan ini, sesuai dengan banyaknya aplikasi TCP/IP yang dapat dijalankan. Contohnya adalah SMTP ( Simple Mail Transfer Protocol ) untuk pengiriman e-mail, FTP (File Transfer Protocol) untuk transfer file, HTTP (Hyper Text Transfer Protocol) untuk aplikasi web, NNTP (Network News Transfer Protocol) untuk distribusi news group dan lain-lain. Setiap aplikasi pada umumnya menggunakan protokol TCP dan IP, sehingga keseluruhan keluarga protokol ini dinamai dengan TCP/IP.

1.2. Pengiriman dan Penerimaan Paket Data

Layer-layer dan protokol yang terdapat dalam arsitektur jaringan TCP/IP
menggambarkan fungsi-fungsi dalam komunikasi antara dua buah komputer. Setiap lapisan menerima data dari lapisan di atas atau dibawahnya, kemudian memproses data tersebut sesuai fungsi protokol yang dimilikinya dan meneruskannya ke lapisan
berikutnya. Ketika dua komputer berkomunikasi, terjadi aliran data antara pengirim dan penerima melalui lapisan-lapisan di atas.

Pada pengirim, aliran data adalah dari
atas ke bawah. Data dari user maupun suatu aplikasi dikirimkan ke Lapisan Transport dalam bentuk paket-paket dengan panjang tertentu.

Protokol menambahkan sejumlah bit pada setiap paket sebagai header yang berisi informasi mengenai urutan segmentasi untuk menjaga integritas data dan bit-bit pariti untuk deteksi dan koreksi kesalahan.

Dari Lapisan Transport, data yang telah diberi header tersebut diteruskan ke Lapisan Network / Internet. Pada lapisan ini terjadi penambahan header oleh protokol yang berisi informasi alamat tujuan, alamat pengirim dan informasi lain yang dibutuhkan untuk melakukan routing. Kemudian terjadi pengarahan routing data, yakni ke network dan interface yang mana data akan dikirimkan, jika terdapat lebih
dari satu interface pada host.

Pada lapisan ini juga dapat terjadi segmentasi data, karena panjang paket yang akan dikirimkan harus disesuaikan dengan kondisi media komunikasi pada network yang akan dilalui.

Selanjutnya data menuju Network Access Layer (Data Link) dimana data akan
diolah menjadi frame-frame, menambahkan informasi keandalan dan address pada level link. Protokol pada lapisan ini menyiapkan data dalam bentuk yang paling sesuai untuk dikirimkan melalui media komunikasi tertentu.

Terakhir data akan sampai pada Physical Layer yang akan mengirimkan data
dalam bentuk besaran-besaran listrik/fisik seperti tegangan, arus, gelombang radio
maupun cahaya, sesuai media yang digunakan. Di bagian penerima, proses pengolahan data mirip seperti di atas hanya dalam urutan yang berlawanan (dari bawqah ke atas). Sinyal yang diterima pada physical layer akan diubah dalam ke dalam data. Protokol akan memeriksa integritasnya dan jika tidak ditemukan eror header yang ditambahkan akan dilepas. Selanjutnya data diteruskan ke lapisan network. Pada lapisan ini, address tujuan dari paket data yang diterima akan diperiksa. Jika address tujuan merupakan address host yang bersangkutan, maka header lapisan network akan dicopot dan data akan diteruskan ke lapisan yang diatasnya. Namun jika tidak, data akan di forward ke network tujuannya, sesuai dengan informasi routing yang dimiliki.

Pada lapisan Transport, kebenaran data akan diperiksa kembali, menggunakan informasi header yang dikirimkan oleh pengirim. Jika tidak ada
kesalahan, paket-paket data yang diterima akan disusun kembali sesuai urutannya pada saat akan dikirim dan diteruskan ke lapisan aplikasi pada penerima.

Proses yang dilakukan tiap lapisan tersebut dikenal dengan istilah
enkapsulasi data. Enkapsulasi ini sifatnya transparan.Maksudnya, suatu lapisan tidak perlu mengetahui ada berapa lapisan yang ada di atasnya maupun di
bawahnya.Masing-masing hanya mengerjakan tugasnya.Pada pengirim, tugas ini adalah menerima data dari lapisan diatasnya, mengolah data tersebut sesuai dengan
fungsi protokol, menambahkan header protokol dan meneruskan ke lapisan di
bawahnya.

Pada penerima, tugas ini adalah menerima data dari lapisan di bawahnya,
mengolah data sesuai fungsi protokol, mencopot header protokol tersebut dan
meneruskan ke lapisan di atasnya.
Internet Protocol Internet Protocol (IP) berfungsi menyampaikan paket data ke alamat yang tepat. Oleh karena itu Internet Protokol memegang peranan yang sangat penting dari jaringan TCP/IP. Karena semua aplikasi jaringan TCP/IP pasti bertumpu kepada Internet Protocol agar dapat berjalan dengan baik.
IP merupakan protokol pada network layer yang bersifat :

• Connectionless, yakni setiap paket data yang dikirim pada suatu saat akan melalui rute secara independen. Paket IP (datagram) akan melalui rute yang ditentukan oleh setiap router yang dilalui oleh datagram tersebut. Hal ini memungkinkan keseluruhan datagram tiba di tempat tujuan dalam urutan yang berbeda karena menempuh rute yang berbeda pula.

• Unreliable atau ketidakandalan yakni Protokol IP tidak menjamin datagram yang dikirim pasti sampai ke tempat tujuan. Ia hanya akan melakukan best effort delivery yakni melakukan usaha sebaik-baiknya agar paket yang dikirim tersebut sampai ke tujuan.

Suatu datagram bisa saja tidak sampai dengan selamat ke tujuan karena beberapa hal berikut:

• Adanya bit error pada saat pentransmisian datagram pada suatu medium
 
• Router yang dilewati mendiscard datagram karena terjadinya kongesti dan kekurangan ruang memori buffer

• Putusnya rute ke tujuan untuk sementara waktu akibat adanya router yang down Terjadinya kekacauan routing, sehingga datagram mengalami looping

IP juga didesain untuk dapat melewati berbagai media komunikasi yang
memiliki karakteristik dan kecepatan yang berbeda-beda. Pada jaringan Ethernet,
panjang satu datagram akan lebih besar dari panjang datagram pada jaringan publik yang menggunakan media jaringan telepon, atau pada jaringan wireless. Perbedaan ini semata-mata untuk mencapai throughput yang baik pada setiap media.Pada umumnya, semakin cepat kemampuan transfer data pada media tersebut, semakin besar panjang datagram maksimum yang digunakan. Akibat dari perbedaan ini, datagram IP dapat mengalami fragmentasi ketika berpindah dari media kecepatan tinggi ke kecepatan rendah (misalnya dari LAN Ethernet 10 Mbps ke leased line menggunakan Point-to-Point Protocol dengan kecepatan 64 kbps). Pada router/hostpenerima, datagram yang terfragmen ini harus disatukan kembali sebelum diteruskan ke router berikutnya, atau ke lapisan transport pada host tujuan. Hal ini menambah waktu pemrosesan pada router dan menyebabkan delay.


Seluruh sifat yang diuraikan pada di atas adalah akibat adanya sisi efisiensi
protokol yang dikorbankan sebagai konsekuensi dari keunggulan protokol IP.
Keunggulan ini berupa kemampuan menggabungkan berbagai media komunikasi dengan karakteristik yang berbeda-beda, fleksibel dengan perkembangan jaringan, dapat merubah routing secara otomatis jika suatu rute mengalami kegagalan,dsb.Misalnya, untuk dapat merubah routing secara dinamis, dipilih mekanisme
routing yang ditentukan oleh kondisi jaringan dan elemen-elemen jaringan (router).

Selain itu, proses routing juga harus dilakukan untuk setiap datagram, tidak hanya pada permulaan hubungan. Marilah kita perhatikan struktur header dari protokol IP beserta fungsinya masing-masing. Setiap protokol memiliki bit-bit ekstra diluar informasi/data yang dibawanya. Selain informasi, bit-bit ini juga berfungsi sebagai alat kontrol. Dari sisi efisiensi, semakin besar jumlah bit ekstra ini, maka semakin kecil efisiensi komunikasi yang berjalan. Sebaliknya semakin kecil jumlah bit ekstra ini, semakin tinggi efisiensi komunikasi yang berjalan.

Disinilah dilakukan trade-off antara keandalan datagram dan efisiensi. Sebagai contoh, agar datagram IP dapat menemukan tujuannya, diperlukan informasi tambahan yang harus dicantumkan pada header ini.


Setiap paket IP membawa data yang terdiri atas :

• Version, yaitu versi dari protokol IP yang dipakai.
 
• Header Length, berisi panjang dari header paket IP dalam hitungan 32 bit word.
 
• Type of Service, berisi kualitas service yang dapat mempengaruhi cara penanganan paket IP.
 
• Total length Of Datagram, panjang IP datagram total dalam ukuran byte.
 
• Identification, Flags, dan Fragment Offset, berisi data yang berhubungan fragmentasi paket.
 
• Time to Live, berisi jumlah router/hop maksimal yang dilewati paket IP (datagram). Nilai maksimum field ini adalah 255. Setiap kali paket IP lewat satu router, isi dari field ini dikurangi satu. Jika TTL telah habis dan paket tetap belum sampai ke tujuan, paket ini akan dibuang dan router terakhir akan mengirimkan paket ICMP time exceeded. Hal ini dilakukan untuk mencegah paket IP terus menerus berada dalam network.
 
• Protocol, mengandung angka yang mengidentifikasikan protokol layer atas pengguna isi data dari paket IP ini.
 
• Header Checksum, berisi nilai checksum yang dihitung dari jumlah seluruh field dari header paket IP. Sebelum dikirimkan, protokol IP terlebih dahulu menghitung checksum dari header paket IP tersebut untuk nantinya dihitung kembali di sisi penerima. Jika terjadi perbedaan, maka paket ini dianggap rusak dan dibuang.
 
• Source Address dan Destination Address, isi dari masing-masing field ini cukup jelas, yakni alamat pengirim dan alamat penerima dari datagram. Masing-masing field terdiri dari 32 bit, sesuai panjang IP Address yang digunakan dalam Internet. Destination address merupakan field yang akan dibaca oleh setiap router untuk menentukan kemana paket IP tersebut akan diteruskan untuk mencapai destination address tersebut. Struktur IP Address ini secara lebih jelas akan diuraikan pada bagian selanjutnya.

Demikianlah Pula Yang Saya Cukup Sekian Dengan Tentang "Sejarah TCP/IP" Semoga Ini Bermanfaat Bagi Anda Kalian Semua Dan Jangan Lupa Kunjungi Terus Blogger Ini!!

Tuesday, January 30, 2018

Protokol NetWare



NetWare berkembang dari konsep yang sangat sederhana: file sharing,
bukan disk berbagi. Pada tahun 1983 ketika pertama versi NetWare
dirancang, semua produk lainnya bersaing didasarkan pada konsep berbagi
langsung menyediakan akses disk. Novell alternatif dari pendekatan telah
divalidasi oleh IBM pada tahun 1984 dan membantu mempromosikan produk
mereka.

Dengan Novell NetWare, ruang disk yang dipakai bersama-sama
dalam bentuk NetWare volumes, dibandingkan volume ke DOS. Klien
menjalankan MS-DOS akan menjalankan khusus menghentikan dan tinggal
penduduk (tsr) program yang memungkinkan mereka untuk peta lokal huruf drive ke volume NetWare. Klien harus masuk ke server untuk bisa mengembangkan peta volume, dan akses dapat dibatasi sesuai dengan nama
login. Demikian pula, mereka dapat terhubung ke printer bersama berdedikasi
pada server, dan cetak seperti printer yang terhubung secara lokal. Pada akhir
1990-an, dengan konektivitas Internet booming, Internet’s TCP / IP protokol
menjadi dominan di Lans. Novell telah memperkenalkan terbatas TCP / IP
dukungan terhadap klien file dan layanan cetak biasanya terkait dengan
NetWare telah diperkenalkan di NetWare v5.0 (dirilis pada 1998). Pada awal-
ke-pertengahan tahun 1980-an Microsoft memperkenalkan mereka sendiri
dalam sistem LAN LAN Manager berdasarkan bersaing NBF protokol.

Awal dalam upaya untuk otot pada NetWare tidak berhasil, tetapi ini berubah
dengan masuknya perbaikan jaringan dukungan pada Windows untuk
Workgroups, dan kemudian sangat sukses Windows NT dan Windows 95. 9NT
terutama yang mirip dengan layanan yang ditawarkan oleh NetWare, tetapi
pada suatu sistem yang juga bisa digunakan pada desktop, dan lainnya yang
terhubung langsung ke desktop Windows NBF adalah dimana sekarang
hampir universal.

1. NetWare : Sistem Network Operating System (NOS) dan Protokol Suite

Novell NetWare adalah sebuah Network Operating System (NOS) yang
menyediakan akses file, remote transparan dan berbagai layanan jaringan
terdistribusi, seperti sharing printer, email transfer dan akses database.

NetWare berjalan pada lima lapisan model referensi OSI, berjalan pada media
protokol apapun mulai dari Layer 2. Selain itu, NetWare berjalan pada hampir
semua jenis system komputer dari Computer ke mainframe. NetWare dan
protokol pendukungnya sering hidup berdampingan di saluran fisik yang sama
dengan banyak protokol populer lainnya, termasuk TCP / IP, DECnet, dan
AppleTalk.

Novell NetWare, diperkenalkan pada awal tahun 80an didasarkan pada Xerox
Network Systems (Norton AntiVirus), didasarkan pada Arsitektur Client -
Server Client.

Novell NetWare mendukung permintaan layanan seperti akses file dan akses
printer dari server. Arsitektur Client - Server Client juga mendukung akses
remote transparan bagi pengguna netware melalui prosedur remote
panggilan. Yaitu Sebuah prosedur panggilan yang dimulai ketika program
Computer lokal pada client mengirimkan sebuah prosedur panggilan ke
server. Kemudian server mengeksekusi prosedur remote panggilan tsb dan
mengembalikan informasi yang diminta ke Client.

• Efisiensi NetWare Core Protocol (NCP)
 
Kebanyakan protokol jaringan yang digunakan pada saat NetWare
dikembangkan tidak mempercayai jaringan untuk menyampaikan pesan. J
khas membaca file klien akan bekerja seperti ini:
 
1. Membaca klien mengirimkan permintaan ke server
 
2. Server mengakui permintaan
 
3. Klien mengakui sambutan
 
4. Server akan mengirimkan data yang diminta ke klien
 
5. Klien mengakui data
 
6. Server mengakui penghargaan.


Semua permintaan berisi nomor urut, jadi jika klien tidak menerima tanggapan
dalam jumlah yang tepat waktu yang akan mengirim ulang permintaan dengan
nomor urut yang sama. Jika server sudah diproses permintaan itu akan
mengirim ulang respon cache, jika belum punya waktu untuk memproses
permintaan itu hanya akan mengirim data. Intinya ini adalah pengurangan 2/3
di lalu lintas jaringan dan latency yang terkait.

• Xerox Network Services

Xerox Network Services (umum XNS) adalah sebuah protokol suite
promulgated oleh Xerox, yang disediakan routing dan pengiriman paket, serta
fungsi tingkat tinggi seperti streaming yang handal, dan jauh prosedur
panggilan.

Pada satu titik itu adalah kanonik protokol jaringan area lokal,
disalin ke beberapa derajat oleh hampir semua sistem jaringan yang
digunakan pada tahun 1980-an dan 90s (walaupun ia sedikit dampak pada
TCP / IP). Selama tahun 1980 telah digunakan oleh XNS dan 3COM (dengan
modifikasi) sejumlah sistem komersial lain yang menjadi lebih sering daripada
XNS sendiri, termasuk Ungermann-Net Bass / Satu, Novell NetWare, dan
Banyan VINES. Ia dikembangkan di Xerox PARC dalam awal tahun 1980-an,
berdasarkan berat pada awal (dan sangat berpengaruh) PARC Universal
Packet (pup) protokol suite ada dilakukan pada akhir tahun 1970-an; beberapa
protokol dalam suite XNS telah dimodifikasi ringan versi yang pup di kamar.

XNS dimaksudkan untuk menjadi komersial keturunan penelitian /
pengembangan berorientasi PUP.
Yang Utama adalah protokol lapisan internetwork IDP, Internet Datagram
Protocol. IDP adalah keturunan dekat pup dari internetwork protokol, dan kira-
kira terkait dengan IP (Internet Protocol) di lapisan TCP / IP. Didesain dari
awal untuk melengkapi Ethernet Local Area Network (juga dikembangkan oleh
Xerox), yang penuh XNS alamat jaringan terdiri dari 32-bit nomor jaringan,
yang 48-bit alamat host, dan 16-bit socket nomor; host alamat biasanya host
dari alamat MAC. Jaringan nomor memiliki nilai khusus tertentu yang berarti ‘jaringan ini’, untuk digunakan oleh host yang tidak (belum) tahu nomor
jaringan mereka. Tidak seperti TCP / IP, socket bidang merupakan bagian dari
jaringan lengkap alamat IDP di kepala, jadi yang lapisan atas protokol tidak
perlu melaksanakan sendiri demultiplexing; IDP juga disertakan jenis paket
(lagi, tidak seperti IP). IDP juga checksum yang meliputi seluruh paket, tetapi
opsional, tidak wajib.

IDP paket telah sampai dengan 576 bytes panjang (termasuk 30 byte header
IDP), lebih kecil daripada IP (semua host yang diperlukan untuk mendukung
minimal 576, tetapi mendukung paket sampai 65K byte). Masing-masing
pasangan pup host pada jaringan tertentu mungkin menggunakan paket-paket
yang lebih besar, namun tidak ada pup router yang diperlukan untuk
menangani mereka, dan tidak ada mekanisme yang ditetapkan untuk
mengetahui jika campur router akan mendukung paket-paket besar. Juga,
tidak dapat paket-bagi, seperti di IP. XNS menyertakan sederhana echo
protokol di lapisan internetwork, mirip dengan IP dari ping, tetapi beroperasi
pada tingkat yang lebih rendah. RIP, seorang keturunan dari pup Gateway
Informasi Protokol ini digunakan sebagai router sistem pertukaran informasi,
dan (sedikit diubah agar sesuai dengan sintaks yang lainnya alamat protokol
suite), hari ini masih digunakan dalam protokol suite.

• Ether Talk

EtherTalk merupakan implementasi dari IEEE ( Institute of Electrical dan
Electronics Engineers) 802,3 Ethernet standar untuk komputer Apple
Macintosh. EtherTalk Adapters disediakan oleh Apple termasuk media untuk
Adapters tipis kawat koaksial, twisted-pasangan kabel, dan kabel fiber optik.
Card yang disebut Ethernet NuBus (NB) kartu untuk Macintosh IIS atau kartu
Ethernet LC untuk Macintosh LCS. Eksternal adaptor juga tersedia untuk non-
NuBus sistem. It attaches ke SCSI (Small Computer Sistem Interface) port.

• Novell Open Enterprise Server (1.0)

Pada tahun 2003, Novell mengumumkan produk pengganti untuk NetWare:
Open Enterprise Server (OES). Pertama kali dirilis pada Maret 2005, OES
melengkapi layanan NetWare (misalnya Directory Services, file dan print)
OES pada dasarnya adalah seperangkat aplikasi (eDirectory, layanan
NetWare Core Protokol, iPrint, dll) yang dapat berjalan baik di atas Linux atau
platform kernel NetWare.

Implementasi kumpulan layanan OES dapat bermigrasi dari Linux ke Netware
dan sebaliknya, membuat Novell salah satu dari beberapa vendor yang
menawarkan solusi multi-platform clustering.

Novell NetWare bergerak menjauh dari NetWare dan mengubah fokusnya
menuju Linux. Banyak pemasaran product netware difokuskan pada
pengguna NetWare untuk beralih ke platform Linux di masa depan. Linux yang
digunakan adalah Novell Ximian dan SuSE, sebuah distributor Linux Jerman
indikasi yang paling jelas dari arahan ini adalah kontroversi Novell NetWare
dengan diambilnya keputusan untuk membebaskan Open Enterprise Server
(OES) di Linux.

Kemudian Novell NetWare menekankan bahwa OES akan dipakai oleh 90 juta
pengguna dan akan didukung setidaknya sampai tahun 2015.

• OES Versi 2,0

OES Versi 2,0 Dirilis pada tanggal 8 Oktober 2007. NetWare 6,5 SP7,
SLES10 (versi baru berbasis Linux). sebagai pendatang baru yang
mendukung dan berjalan di dalam virtualized Xen hypervisor.
Fitur-fitur baru mendukung :
1. 64bit dukungan
2. Virtualisasi
3. Dynamic Storage Technology, (memberikan Volumes Shadow)
4. Layanan domain untuk Windows (tersedia dalam 2 paket layanan OES

Itulah Pembahasan Dari Saya Tentang Protokol Netware Semoga Bermanfaat Bagi Anda Kalian Semua Dan Jangan Lupa Kunjungi Terus Blogspot ini!!


Jenis-Jenis Peripheral Computer

Peripheral komputer adalah berbagai komponen yang terhubung ke CPU
(Central Processing Unit) yang berfungsi sebagai perangkat Input dan Output
data kedalam dan keluar CPU yang selanjutnya diproses oleh sistem
komputer untuk mengolah data Input yang di-Input oleh periferal Input seperti
Mouse, Keyboard, Scaner, Recording Device, WebCam. Data input ini dapat
berupa data Dokumen, Suara, Gambar, Gerakan dan Video.

Selanjutnya
data yang telah dimasukan kedalam komputer akan diolah oleh peralalatan
Process untuk menghasilkan data Output yang akan ditampilkan dalam
bentuk nyata atau tidak oleh Periferal Output misalnya berupa Dokumen,
Suara, Gambar, dan Video yang dihasilkan oleh Periferal sepert Monitor,
Printer, Plotter, Speaker, HeadSet, dsb.
Periferal termasuk dalam katagori Hardware yang merupakan bagian dari tiga
komponen utama komputer yaitu :
 
1. Hardware : adalah perangkat keras yang dapat berupa benda/komponen fisik yang secara nyata dapat disentuh dan dilihat.
 
2. Software : adalah perangkat lunak yang berfungsi untuk menjalankan harware berdasarkan perintah yang di-Inputkan oleh Brainware melalui software sehingga hardware dapt digunakan dan difungsikan.
 
3. Brainware : adalah perrngakat akal yang memanajemen atau berfungsi untuk memasukan perintah agar Software dan Hardware dapat beroprasi sesuai dengan fungsinya.
 
Berdasarkan kegunaannya, periferal komputer terdiri dari 2 (Dua) tipe yaitu
sebagai berikut :
 
• Peripheral Utama (Main Periferals) : yaitu tipe periferal yang keberadaannya harus ada pada saat menjalankan komputer misalnya Mouse, Keyboard dan Monitor.

• Peripheral Pendukung (Out Sillary Periferals) : yaitu periferal pendukung yang keberadaannya tidak harus ada pada saat menjalankan komputer misalnya Printer, Speaker, WebCam, Scaaner dsb.
 
Sesuai dengan penjelasan diatas, maka peripheral yang termasuk kedalam
Hardware memiliki fungsi tertentu untuk dapat memasukan atau mengeluarkan
data ke/dari komputer.

Berikut fungsi dari beberapa peripheral dalam komputer yang dikelompokkan
dalam fungsinya(perangkat Masukan/input dan perangkat Keluaran/output).

1. Perangkat Masukan
 
Perangkat masukan (bahasa Inggris: input device) adalah semua periferal
(perangkat keras komputer) yang digunakan untuk memberikan data dan sinyal
kendali untuk suatu sistem pemrosesan informasi, misalnya komputer. Perangkat
masukan dapat dikelompokkan berdasarkan beberapa hal:
 
1. cara masukan, misalnya melalui gerak mekanis atauaudio;
 
2. masukan diskret (tekanan tombol) atau kontinu (posisi tetikus); serta
 
3. derajat kebebasan gerakan, misalnya dua dimensi pada tetikus standar dan tiga dimensi pada navigator untuk aplikasi CAD.

Jenis perangkat masukan utama
antara lain adalah papan ketik, perangkat penunjuk, pemindai, perangkat
masukan video (kamera, dll.), serta perangkat masukan audio (mikrofon, dll.).

• Perangkat Pengetikan
 
1. Keyboard

Keyboard merupakan unit input yang paling penting dalam suatu pengolahan
data dengan komputer. Keyboard dapat berfungsi memasukkan huruf, angka,
karakter khusus serta sebagai media bagi user (pengguna) untuk melakukan
perintah-perintah lainnya yang diperlukan, seperti menyimpan file dan membuka
file. Penciptaan keyboard komputer berasal dari model mesin ketik yang
diciptakan dan dipatenkan oleh Christopher Latham pada tahun 1868, Dan pada
tahun 1887 diproduksi dan dipasarkan oleh perusahan Remington. Keyboard
yang digunakanan sekarang ini adalah jenis QWERTY, pada tahun 1973,
keyboard ini diresmikan sebagai keyboard standar ISO (International Standar
Organization).Jumlah tombol pada keyboard ini berjumlah 104 tuts.Keyboard
sekarang yang kita kenal memiliki beberapa jenis port, yaitu port serial, ps2, usb
dan wireless.
Jenis-Jenis Keyboard :
1. QWERTY
2. DVORAK
3. KLOCKENBERG

Keyboard yang biasanya dipakai adalah keyboard jenis QWERTY,
yang bentuknya ini mirip seperti tuts pada mesin tik. Keyboard
QWERTY memiliki empat bagian yaitu :
1. typewriter key
2. numeric key
3. function key
4. special function key.

2. ATM (Automated Teller Machine)

Biasa disebut Anjungan Tunai Mandiri biasa digunakan dalam perbankan.
Perangkat ini memungkinkan kita melakukan transaksi pengambilan uang tunai,
pembayaran berbagai jenis tagihan, transfer uang.
ATM bekerja sebagai perangkat I/O sekaligus.

Sebagai perangkat masukan,
ATM memungkinkan pemakai memasukkan nomor PIN (Personal Identification
Number), angka uang, dan hal-hal lain yang tersedia pada menu. Adapun
sebagai perangkat keluaran, ATM memungkinkan pemakai (petugas bank)
melihat perintah maupun kode dang angka yang diketikkan pada perangkat
masukan.

3. Point of Sale (POS)

Merupakan perangkat yang digunakan pada toko-toko untuk memasukkan data
pembelian. Biasanya perangkat ini selain berisi tombol seperti keyboard, lengkap
dengan angka-angka, juga masih ditambah fasilitas yang memungkinkan untuk
memproses kartu kredit atau kartu debit.

Point Of Sale atau disingkat POS dapat diterjemahkan bebas menjadi sistem
kasir, yaitu aktivitas yang ber-orientasi pada penjualan yang terjadi pada bidang
usaha retail. Mengapa POS ini menjadi terlihat sangat penting? Hal ini semata-
mata adalah karena POS merupakan terminal tempat uang diterima dari
pelanggan ke toko retail. Bagi pemilik usaha, uang masuk adalah indikator yang
paling mudah untuk mengukur pendapatan, yang disebut dengan OMZET.

POS juga menjadi penting karena seiring dengan berkembangnya usaha, sistem
kasir akan dijalankan bukan oleh pemilik, namun oleh karyawan. Karena itu
pemilik wajib tahu apa yang dikerjakan oleh kasir, dan berapa uang yang
didapatkan secara tepat.

Karena itu dewasa ini, sistem POS atau kasir telah digantikan oleh sistem
komputer kasir. Walaupun tahap implementasi awal terlihat lebih rumit, namun
fitur yang disediakan jauh melebihi dari cash register.

• Perangkat Penunjuk

Perangkat penunjuk (bahasa Inggris: pointing device) adalah perangkat masukan
(lebih spesifiknya, perangkat antarmuka manusia) yang memungkinkan
pengguna untuk memasukkan data spasial (kontinu dan multidimensi) ke dalam
suatu komputer. Sistem CAD dan antarmuka pengguna grafis (GUI)
memungkinkan pengguna untuk mengendalikan dan memberikan data kepada
komputer dengan menggunakan gestur fisik—tunjuk, klik, dan seret—misalnya
dengan menggerakkan tetikus di atas permukaan destop fisik dan mengaktifkan
tombol pada tetikus tersebut.
Gerakan perangkat penunjuk akan diteruskan ke
layar dengan bergeraknya penunjuk atau kursor serta berbagai perubahan visual
lain.

Perangkat penunjuk secara umum dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu yang
berdasarkan gerakan objek dan yang berdasarkan sentuhan pada suatu
permukaan. Contoh jenis pertama adalah tetikus dan bola jejak (trackball),
sedangkan contoh jenis kedua adalah bantalan sentuh (touchpad), tablet grafis
(graphics tablet), layar sentuh, dan tuas kontrol.

1. Mouse

Sebuah mouse adalah perangkat genggam kecil yang mendorong di atas
permukaan horisontal. Sebuah mouse pointer bergerak grafis dengan menjadi
meluncur di permukaan halus. Mouse roller-bola konvensional menggunakan
bola untuk membuat tindakan ini: bola berada dalam kontak dengan dua lubang
kecil yang ditetapkan di sudut kanan satu sama lain. Saat bola bergerak memutar
poros tersebut, dan rotasi diukur oleh sensor di dalam mouse.

Jarak dan arah
dari sensor ini kemudian ditransmisikan ke komputer, dan komputer bergerak
pointer grafis pada layar dengan mengikuti gerakan mouse. Mouse lain yang
umum adalah mouse optik. Perangkat ini sangat mirip dengan mouse
konvensional tetapi menggunakan cahaya tampak atau inframerah bukannya
bola roller-untuk mendeteksi perubahan posisi

2. Trackball

Sebuah trackball adalah perangkat penunjuk yang terdiri dari bola bertempat di
soket yang mengandung sensor untuk mendeteksi rotasi bola sekitar dua sumbu,
mirip dengan mouse terbalik: sebagai pengguna gulungan bola dengan ibu jari,
jari, atau telapak pointer di layar juga akan bergerak.

Tracker bola biasanya
digunakan pada workstation CAD untuk kemudahan penggunaan, mana mungkin
tidak ada ruang meja yang menggunakan mouse. Beberapa mampu klip ke sisi
keyboard dan memiliki tombol dengan fungsi yang sama seperti tombol mouse.
Ada juga trackball nirkabel yang menawarkan jangkauan yang lebih luas dari
posisi ergonomis bagi pengguna.

3. Pointing Stick

Sebuah tongkat penunjuk adalah inti tekanan kecil yang sensitif digunakan
seperti joystick. Hal ini biasanya ditemukan pada laptop tertanam antara 'G', 'H',
dan 'B' kunci. Ini beroperasi dengan merasakan gaya yang diberikan oleh
pengguna. Yang sesuai "mouse" tombol biasanya ditempatkan tepat di bawah
spasi . Hal ini juga ditemukan pada tikus dan beberapa keyboard desktop.

4. Touchpad

Sebuah touchpad atau trackpad adalah permukaan datar yang dapat mendeteksi
kontak jari. Ini adalah perangkat penunjuk stasioner, biasanya digunakan pada
komputer laptop . Setidaknya satu tombol fisik biasanya dilengkapi dengan
touchpad, namun pengguna juga dapat menghasilkan klik mouse dengan
menekan pada pad. Fitur lanjutan mencakup sensitivitas tekanan dan gerakan
khusus seperti bergulir dengan menggerakkan jari seseorang di sepanjang tepi.

Ini menggunakan grid dua lapisan elektroda untuk mengukur gerakan jari: satu
lapisan memiliki strip elektroda vertikal yang menangani pergerakan vertikal, dan
lapisan lainnya memiliki strip elektroda horisontal untuk menangani gerakan
horisontal.

5. Touch Screen

Sebuah touchscreen adalah perangkat tertanam ke layar TV monitor, atau sistem
LCD Monitor layar dari laptop komputer. Pengguna berinteraksi dengan
perangkat dengan menekan fisik item ditampilkan pada layar, baik dengan jari-
jari mereka atau beberapa alat bantu.
Beberapa teknologi dapat digunakan untuk mendeteksi sentuhan. Sentuh resistif
dan kapasitif memiliki bahan konduktif tertanam dalam gelas dan mendeteksi
posisi sentuhan dengan mengukur perubahan dalam arus listrik. Infrared
pengendali proyek grid sinar inframerah dimasukkan ke dalam bingkai yang
mengelilingi layar monitor itu sendiri, dan mendeteksi di mana penyadapan objek
balok.

Touchscreens modern dapat digunakan dalam hubungannya dengan stylus
perangkat menunjuk, sementara mereka didukung oleh inframerah tidak
memerlukan sentuhan fisik, tetapi hanya mengenali gerakan tangan dan jari
dalam beberapa rentang jarak minimum dari layar real.

Touchscreens menjadi populer dengan pengenalan Palmtop komputer seperti
yang dijual oleh Palm, Inc produsen hardware, beberapa kelas kisaran tinggi dari
komputer laptop, ponsel smartphone seperti HTC atau Apple Inc iPhone , dan
ketersediaan driver perangkat touchscreen standar ke yang Symbian , Palm OS ,
Mac OS X , dan Microsoft Windows sistem operasi.

6. Joystick

Tuas kontrol atau tongkat ria atau Tuas Kendali (bahasa Inggris: joystick) adalah
alat masukan komputer yang berwujud tuas yang dapat bergerak ke segala arah.
Alat ini dapat mentransmisikan arah sebesar dua atau tiga dimensi ke komputer.

Alat ini umumnya digunakan sebagai pelengkap untuk memainkan permainan
video yang dilengkapi lebih dari satu tombol.

Tuas kendali telah menjadi alat kontrol utama pada kokpit pesawat terbang,
termasuk pesawat jet dan pesawat militer, baik sebagai tuas utama ataupun tuas
di sisi-sisinya. Tuas kendali juga digunakan untuk mengontrol mesin seperti
mesin derek, truk, kursi roda, kamera pengawas dan mesin pemotong rumput.
Miniatur dari tuas kendali finger-operated telah diadopsi sebagai alat input untuk
peralatan elektronik kecil seperti telepon seluler.

• Perangkat Penunjuk Berbentuk Pena
 
1. Light Pen

Pena cahaya (bahasa Inggris: Light pen) adalah perangkat masukan komputer
dalam bentuk pena yang digunakan bersamaan dengan perangkat komputer
CRT TV atau monitor. Hal ini memungkinkan pengguna menunjuk objek yang
ditampilkan, atau menggamba pada layar, mirip dengan layar sentuh tetapi
dengan keakurasian posisi lebih tinggi.


2. Digitizing Tablet

Tablet grafis adalah perangkat keras perangkat
masukan komputer yang membolehkan pemakainya untuk menggambar dengan
tangan dan memasukkan gambar atau sketsa langsung ke komputer, layaknya
menggambar di atas kertas menggunakan pensil.

Sebuah tablet grafis terdiri dari tablet digital dan sebuah kursor ataupun sebuah
pena digital (pen).

Tablet digital memiliki permukaan yang pipih sebagai alas
gambar yang terdiri atas perlengkapan elektronik yang dapat mendeteksi
gerakan kursor atau pena digital kemudian menerjemahkannya menjadi sinyal
digital yang dikirim langsung ke komputer. Setiap titik atau gerakan pada tablet
merepresentasikan titik atau gerakan pada layer monitor, inilah yang
membedakannya dengan fungsi mouse yang tergantung pada letak kursor. Hasil
gambar tidak akan terlihat pada tablet itu sendiri, melainkan pada monitor
komputer.

Kursor (disebut juga puck) berfungsi layaknya mouse pada komputer, hanya saja
kursor ini dapat memiliki sebanyak 16 tombol dan memiliki jendela dengan helai-
helai rambut (crosshairs) di dalamnya sebagai tempat posisi ujung titik yang
dituju. Sementara Pena digital (disebut juga stilus) mirip dengan pena, hanya
saja memakai tidak memakai tinta melainkan dilengkapi oleh ujung elektronik.

• Pengambil Gambar Terformat
 
1. Bar Code Reader

Pembaca barcode (atau barcode scanner) adalah sebuah alat elektronik untuk
membaca dicetak barcode . Seperti flatbed scanner , terdiri dari sumber cahaya,
lensa dan sensor cahaya menerjemahkan impuls ke optik yang listrik. Selain itu,
hampir semua pembaca barcode berisi sirkuit decoder menganalisis gambar
barcode data yang diberikan oleh sensor dan mengirim konten barcode untuk
output port scanner.

2. Optical Mark Recognition (OMR)

Banyak perangkat OMR tradisional bekerja dengan dedicated scanner perangkat
yang bersinar seberkas cahaya di atas kertas bentuk. Yang kontras reflektivitas
pada posisi yang telah ditentukan pada halaman ini kemudian digunakan untuk
mendeteksi daerah-daerah yang ditandai karena mencerminkan kurang cahaya
dari daerah kosong kertas.

Beberapa perangkat OMR menggunakan formulir yang cetakan pada kertas
'transoptic' dan mengukur jumlah cahaya yang melewati kertas, sehingga tanda
di kedua sisi kertas akan mengurangi jumlah cahaya yang melewati kertas.

Berbeda dengan perangkat OMR khusus, desktop OMR software memungkinkan
pengguna untuk membuat bentuk-bentuk mereka sendiri dalam pengolah kata
dan mencetaknya pada printer laser. Perangkat lunak OMR kemudian bekerja
dengan Common pemindai gambar desktop dengan dokumen feeder untuk
memproses formulir yang diisi sekali.
OMR umumnya dibedakan dari optical character recognition (OCR) oleh fakta
bahwa rumit pengenalan pola mesin tidak diperlukan. Artinya, tanda-tanda
dibangun sedemikian rupa sehingga ada sedikit kesempatan tidak membaca
tanda dengan benar. Hal ini tidak memerlukan gambar untuk memiliki kontras
tinggi dan bentuk mudah-dikenali atau tidak relevan. Sebuah bidang terkait untuk
OMR dan OCR adalah pengakuan dari barcode seperti bar code UPC ditemukan
pada kemasan produk.

Salah satu aplikasi yang paling akrab pengakuan mark optik adalah penggunaan
2 pensil9 (HB di Eropa) gelembung lembar jawaban optik dalam pertanyaan
pilihan ganda ujian . Siswa menandai jawaban mereka, atau informasi pribadi
lainnya, dengan lingkaran gelap ditandai pada lembar pra-cetak. Setelah
lembaran secara otomatis dinilai oleh mesin pemindaian. Di negara-negara
Eropa yang paling, sebuah 'kutu' horizontal atau vertikal dalam 'permen' persegi
panjang adalah jenis yang paling umum digunakan bentuk OMR, aplikasi yang
paling akrab menjadi UK National lotere bentuk.

Tanda permen adalah teknologi
baru dan memiliki keuntungan menjadi lebih mudah untuk menandai dan mudah
untuk menghapus. Menandai 'gelembung' besar adalah teknologi warisan dari
mesin OMR sangat awal yang begitu sensitif tanda besar diperlukan untuk
keandalan. Di sebagian besar negara Asia, penanda khusus digunakan untuk
mengisi sebuah lembar jawaban optik . Siswa, juga menandai jawaban atau
informasi lainnya melalui lingkaran gelap ditandai pada lembar pra-cetak.
Kemudian lembaran secara otomatis dinilai oleh mesin pemindaian.

Banyak aplikasi OMR saat ini melibatkan orang mengisi formulir khusus. Formulir
ini dioptimalkan untuk pemindaian komputer, dengan pendaftaran hati-hati dalam
pencetakan, dan desain hati-hati sehingga ambiguitas yang direduksi menjadi
minimum mungkin. Karena tingkat kesalahan yang sangat rendah, biaya rendah
dan kemudahan penggunaan, OMR adalah metode populer menghitung-hitung
suara.

3. Magnetic Ink Character Recognition (MICR)

Ink Character Recognition magnetik, atau MICR, adalah pengenalan karakter
teknologi yang digunakan terutama oleh industri perbankan untuk memfasilitasi
pemrosesan cek dan membentuk nomor routing dan nomor rekening di bawah
cek. Teknologi ini memungkinkan komputer untuk membaca informasi (seperti
nomor rekening) dari dokumen dicetak. Tidak seperti barcode atau teknologi
yang sama, namun, kode MICR dapat dengan mudah dibaca oleh manusia.
Karakter MICR dicetak dalam tipografi khusus dengan tinta magnetik atau toner,
biasanya mengandung oksida besi . Sebagai teks mesin MICR decode, pertama
magnetizes karakter dalam bidang kertas. Kemudian karakter yang melewati
kepala membaca MICR, sebuah perangkat yang mirip dengan kepala pemutaran
tape recorder. Karena setiap karakter melewati kepala itu menghasilkan unik
gelombang yang dapat dengan mudah diidentifikasi oleh sistem.

Penggunaan pencetakan magnetik memungkinkan karakter untuk dibaca andal
bahkan jika mereka telah overprinted atau dikaburkan oleh tanda lainnya, seperti
prangko pembatalan dan tanda tangan. Tingkat kesalahan untuk pemindaian
magnetik cek khas adalah lebih kecil dibandingkan dengan pengenalan karakter
optik sistem.

Untuk dokumen MICR tercetak dengan baik, "tidak dapat membaca"
tingkat biasanya kurang dari 1% sedangkan tingkat substitusi (salah membaca
rate) adalah dalam urutan 1 per 100.000 karakter.

• Pengambil Gambar Tak Terformat
 
1. Image Scanner

Dalam komputasi, gambar scanner-sering disingkat hanya scanner-adalah
perangkat yang optikal memindai gambar, teks tercetak, tulisan tangan , atau
obyek, dan mengkonversinya menjadi citra digital . Contoh umum ditemukan di
kantor-kantor variasi desktop (atau flatbed) scanner dimana dokumen
ditempatkan pada jendela kaca untuk pemindaian genggam scanner, di mana
perangkat tersebut akan dipindahkan dengan tangan, telah berevolusi dari teks.

Pemindaian "tongkat sihir" untuk 3D scanner yang digunakan untuk desain
industri, reverse engineering, tes dan pengukuran, orthotics, game dan aplikasi
lainnya. Scanner mekanis didorong yang bergerak dokumen biasanya digunakan
untuk dokumen format besar, di mana sebuah desain flatbed akan tidak praktis.

Scanner modern biasanya menggunakan perangkat charge-coupled (CCD) atau
Contact Image Sensor (CIS) sebagai sensor gambar, sedangkan scanner drum
yang lebih tua menggunakan photomultiplier tabung sebagai sensor gambar.

Sebuah scanner rotary, digunakan untuk kecepatan tinggi pemindaian dokumen,
merupakan jenis drum scanner, menggunakan CCD bukan photomultiplier. Jenis
lain dari scanner adalah scanner planet , yang mengambil foto-foto buku dan
dokumen, dan scanner 3D, untuk memproduksi model tiga dimensi obyek.

Kategori lain dari scanner adalah kamera digital scanner, yang didasarkan pada
konsep reprografi kamera. Karena untuk meningkatkan resolusi dan fitur baru
seperti anti-shake, kamera digital telah menjadi alternatif yang menarik untuk
scanner biasa. Walaupun masih memiliki kelemahan dibandingkan dengan
scanner tradisional (seperti distorsi, refleksi, bayangan, kontras rendah), kamera
digital menawarkan keuntungan seperti kecepatan, portabilitas dan digitalisasi
lembut dokumen tebal tanpa merusak buku tulang belakang. Teknologi
pemindaian baru menggabungkan scanner 3D dengan kamera digital untuk
membuat penuh warna, foto-realistis model 3D objek. [ rujukan? ]
Di daerah penelitian biomedis, deteksi perangkat untuk mikroarray DNA disebut
scanner juga. Scanner ini adalah sistem resolusi tinggi (sampai dengan 1 pM /
pixel), mirip dengan mikroskop. Deteksi dilakukan melalui CCD atau
photomultiplier tube (PMT).

2. Kamera Digital

Kamera digital adalah alat untuk membuat gambar dari obyek untuk selanjutnya
dibiaskan melalui lensa kepada sensor CCD (ada juga yang menggunakan sensr
CMOS) yang hasilnya kemudian direkam dalam format digital ke dalam media
simpan digital.

Karena hasilnya disimpan secara digital maka hasil rekam gambar ini harus
diolah menggunakan pengolah digital pula semacam komputer atau mesin cetak
yang daat membaca media simpan digital tersebut.
Kemudahan dari kamera digital adalah hasil gambar yang dengan cepat
diketahui hasilnya secara instan, kemudahan memindahkan hasil (transfer), dan
penyuntingan warna, ketajaman, kecerahan dan ukuran yang dapat dilakukan
dengan relatif lebih mudah daripada kamera manual.

• Suara
1. Mikropon

Mikrofon (bahasa Inggris: microphone) adalah suatu jenis transduser yang
mengubah energi-energi akustik (gelombang suara) menjadi sinyal listrik.
Mikrofon merupakan salah satu alat untuk membantu komunikasi manusia.
Mikrofon dipakai pada banyak alat seperti telepon, alat perekam, alat bantu
dengar, dan pengudaraan radio serta televisi.

Istilah mikrofon berasal dari bahasa Yunani mikros yang berarti kecil dan fon
yang berarti suara atau bunyi. Istilah ini awalnya mengacu kepada alat bantu
dengar untuk suara berintensitas rendah. Penemuan mikrofon sangat penting
pada masa awal perkembangan telepon. Pada awal penemuannya, mikrofon
digunakan pada telepon, kemudian seiring berkembangnya waktu, mikrofon
digunakan dalam pemancar radio hingga ke berbagai penggunaan lainnya.
Penemuan mikrofon praktis sangat penting pada masa awal perkembangan
telepon. Beberapa penemu telah membuat mikrofon primitif sebelum Alexander
Graham Bell.

2. Automatic Speech Recognition (ASR)

Dalam ilmu komputer , speech recognition (SR) adalah terjemahan dari kata-kata
yang diucapkan menjadi teks. Hal ini juga dikenal sebagai "pengenalan suara
otomatis", "ASR", "komputer pengenalan suara", "pidato ke teks", atau hanya
"STT". Beberapa sistem SR menggunakan "pelatihan" di mana seorang
pembicara individu membaca bagian teks ke dalam sistem SR. Sistem ini
menganalisis suara tertentu orang tersebut dan menggunakannya untuk fine tune
pengakuan pidato orang tersebut, sehingga transkripsi lebih akurat. Sistem yang
tidak menggunakan pelatihan yang disebut "Speaker Independen" sistem. Sistem
yang menggunakan pelatihan yang disebut "Speaker Dependent" sistem.
Pidato pengakuan aplikasi termasuk antarmuka pengguna suara seperti
panggilan suara (misalnya, "Call home"), call routing (misalnya, "Saya ingin
membuat collect call"), domotic kontrol alat, pencarian (misalnya, menemukan
podcast di mana tertentu kata yang terucap), sederhana entri data (misalnya,
memasukkan nomor kartu kredit), persiapan dokumen terstruktur (misalnya,
sebuah laporan radiologi), pidato-untuk-pengolahan teks (misalnya, pengolah
kata atau email ), dan pesawat (biasanya disebut Masukan Suara Langsung ).

3. Headset

Headset adalah gabungan antara headphone dan mikrofon. Alat ini biasanya
digunakan untuk mendengarkan suara dan berbicara dengan perangkat
komunikasi atau komputer, misalnya untuk VoIP. Teknologi headset sudah
merambah ke dunia komunikasi, khususnya teknologi telepon selular.

• Video

Video adalah teknologi pengiriman sinyal elektronik dari suatu gambar bergerak.
Aplikasi umum dari sinyal video adalah televisi, tetapi dia dapat juga digunakan
dalam aplikasi lain di dalam bidang teknik, saintifik, produksi dan keamanan.
Kata video berasal dari kata Latin, "Saya lihat".
Istilah video juga digunakan sebagai singkatan dari videotape, dan juga perekam
video serta pemutar video.

• Gerakan
1. Glove

Sebuah sarung kabel (kadang-kadang disebut "dataglove" atau "cyberglove")
adalah sebuah perangkat input untuk interaksi manusia-komputer yang
dikenakan seperti sarung tangan.Berbagai sensor teknologi yang digunakan
untuk menangkap data fisik seperti menekuk dari jari . Seringkali tracker gerak,
seperti magnet alat pelacak atau perangkat pelacakan inersia , melekat untuk
menangkap posisi / rotasi data global dari sarung tangan.

Gerakan-gerakan ini
kemudian diinterpretasikan oleh perangkat lunak yang menyertai sarung tangan,
sehingga setiap gerakan yang dapat berarti banyak hal. Gestures kemudian
dapat dikategorikan menjadi informasi yang berguna, seperti untuk mengenali
Sign Language atau fungsi simbolis lainnya. Mahal high-end sarung kabel juga
dapat memberikan haptic feedback, yang merupakan simulasi dari indera
peraba.

Hal ini memungkinkan sarung tangan kabel juga dapat digunakan
sebagai perangkat output. Secara tradisional, sarung kabel hanya telah tersedia
dengan biaya yang besar, dengan sensor tikungan jari dan perangkat pelacakan
harus dibeli secara terpisah.Sarung kabel sering digunakan dalam virtual reality
lingkungan.

2. Sensor

Sensor adalah sesuatu yang digunakan untuk mendeteksi adanya perubahan
lingkungan fisik atau kimia. Variabel keluaran dari sensor yang diubah menjadi
besaran listrik disebut Transduser.
Pada saat ini, sensor tersebut telah dibuat dengan ukuran sangat kecil dengan
orde nanometer. Ukuran yang sangat kecil ini sangat memudahkan pemakaian
dan menghemat energi.

3. Radio Frequency Identification Device (RFID)

Radio-frekuensi identifikasi (RFID) adalah penggunaan sistem non-kontak
nirkabel yang menggunakan frekuensi radio medan elektromagnetik untuk
mentransfer data dari tag yang melekat pada suatu objek, untuk tujuan
identifikasi otomatis dan pelacakan. Beberapa tag memerlukan baterai dan tidak
ada yang didukung oleh medan elektromagnetik yang digunakan untuk
membacanya. Lainnya menggunakan sumber daya lokal dan memancarkan
radio gelombang ( radiasi elektromagnetik pada frekuensi radio). Tag berisi
informasi yang disimpan secara elektronik yang dapat dibaca dari sampai
dengan beberapa meter (meter) jauhnya. Tidak seperti bar code , tag tidak perlu
berada dalam garis pandang pembaca dan dapat tertanam dalam objek yang
dilacak.

RFID tag yang digunakan di banyak industri. Sebuah tag RFID melekat pada
mobil selama produksi dapat digunakan untuk melacak kemajuan melalui jalur
perakitan. Farmasi dapat dilacak melalui gudang. Ternak dan hewan peliharaan
mungkin memiliki tag disuntikkan , memungkinkan identifikasi positif dari hewan.

Karena RFID tag dapat melekat pada pakaian, harta, atau bahkan tertanam di
dalam orang , kemungkinan membaca informasi pribadi-terkait tanpa persetujuan
telah menimbulkan kekhawatiran privasi.

2. Perangkat output

Perangkat output merupakan perangkat keras komputer yang digunakan untuk
mengkomunikasikan hasil pengolahan data yang dilakukan oleh komputer untuk
pengguna. Beberapa perangkat output antara lain :

A. Monitor

Komputer biasanya dihubungkan pada perangkat display, juga dikenal sebagai
monitor. Monitor biasanya tersedia dalam
tipe, ukuran, dan karakteristik yang berbeda. Ketika membeli komputer baru,
monitor biasanya harus dibeli terpisah.
Memahami karakteristik monitor yang baik akan membantu dalam menentukan
monitor terbaik untuk sistem yang spesifik. Istilah berikut ini memiliki kaitan erat
dengan monitor.

• Pixels
Elemen gambar. Tampilan layar terdiri dari pixel atau titik kecil. Pixel
diatur dalam baris melewati layar. Tiap pixel mengandung tiga warna,
yaitu merah, hijau dan biru (RGB).

• Dot Pitch

Ukuran seberapa dekat titik fosfor dalam layar. Semakin bagus dot pitch-
nya maka kualitas tampilan akan lebih baik. Kebanyakan monitor
sekarang ini hanya memiliki 0.25 dot pitch. Beberapa memiliki 0.22 dot
pitch yang memberikan resolusi yang bagus.
 
• Refresh Rate

Tingkat tampilan layar direfresh. Refresh rate dihitung dalam hertz (Hz)
berarti per detik. Semakin tinggi refresh rate, maka tampilan layar akan
semakin stabil. Kelihatannya akan seperti gambar diam padahal
sebenarnya selalu berkedip tiap kali elektron menabrak dot/titik berlapis
fosfor. Refresh rate juga dinamakan frekuansi vertikal atau refresh rate
vertikal.
 
• Color Depth
 
Nomer untuk warna yang berbeda dalam tiap pixel dapat ditampilkan. Hal
ini diukur dalam bit. Semakin tinggi kedalamannya, maka semakin banyak
warna yang dapat dihasilkan.
 
• Video RAM (VRAM)
 
Memori yang dimiliki oleh kartu video. Semakin tinggi VRAM dalam kartu
video, maka semakin banyak warna yang bisa ditampilkan. Kartu video
juga mengirimkan sinyal refresh untuk mengontrol refresh rate.
 
• Resolution
 
Bervariasi tergantung nomer pixelnya. Semakin banyak pixel pada layar,
resolusi akan semakin baik. Semakin tinggi resolusi berarti gambar akan
semakin tajam. Resolusi layar terendah dalam PC modern adalah 640 x
480 pixel yang dinamakan Video Graphic Array (VGA). Kini sudah hadirSuper Video Graphics Array (SVGA) dan Extended Graphics Array (XGA)
dengan resolusi mencapai 1600 x 1200.
 
• Monitor screen sizes
 
Diukur dalam inci. Ukuran yang paling umum adalah 14”, 15”, 17” 19” dan 
21”, dihitung diagonal. Perhatikan bahwa ukuran yang tampak
sebenarnya lebih kecil dari ukuran yang dihitung. Hal ini dapat diingat
ketika akan mencari layar monitor untuk komputer.

Demikianlah cukup yang saya bahas tentang Jenis-Jenis Peripheral dan jangan lupa kunjungi terus blogspot ini!!

Perkembangan Sistem Operasi Windows

Halo Guys,apa kabar?Mungkin anda telah mendengar atau telah memakai sistem operas windows bagi yang pengguna laptop dan computer mungkin seperti sistem operasi window yang sekarang misalanya seperti yang terbaru : Windows 10 dan juga ada Windows 8, Windows 7. Kalo kita mengukit ke masa lalu dan bertanya bagaimana Perkembangan Sistem Operasi Windows? Nah guys saya disini akan menjelaskan beberapa kata tentang Perkembangan Sistem Operasi Windows,dari mulai masa lalu sampai sekarang. Silahkan guys ada baca di bawah ini!!


Microsoft Windows adalah Sistem Operasi yang dikembangkan oleh Microsoft
Corporation yang menggunakan antar muka berbasis grafis atau dikenal dengan
nama GUI (Graphical User Interface).

• MS-Dos


Ms-Dos (Microsoft Disk Operating System) adalah Sistem Operasi yang
berbasiskan teks dan Command-Line interpreter. Windows Versi pertama,
Windows Graphic Environmnet 1.0 merupakan perangkat lunak yang bekerja
atas arsitekstur 16-Bit dan bukan merupakan Sistem Operasi dan berjalan atasMS-DOS, sehingga untuk menjalankannya membutuhkan MS-DOS.

• Microsoft Windows (windows 1.x – windows 3.x)

Microsoft Windows 1.0 merupakan versi pertama sistem operasi dalam dunia
sistem operasi berbasis Graphical User Interface (GUI) yang dibuat oleh
Microsoft Corporation . Versi ini sebenarnya diluncurkan pertama kali pada
tanggal 10 November 1983[2], tapi tidak pernah keluar ke pasar publik sebelum
bulan November 1985, karena banyaknya hambatan yang terjadi ketika
pengembangan berlangsung.
Microsoft Windows 2.0 merupakan versi kedua dari sistem operasi berbasis
graphical user interface (GUI) buatan Microsoft Corporation, yang dirilis pada 9
Desember 1987.

Sistem ini diluncurkan untuk melengkapi kekurangan ragam
aplikasi pada Windows 1.0.
Windows 3.0 memiliki kemampuan dukungan kartu grafis SVGA atau XGA dan
juga icon. Microsoft menyediakan SDK (Software Development Kit) sehingga
para developer piranti lunak dapat mengembangkan aplikasi agar mampu
berjalan di Windows 3.0 ini. Sistem ini mengenalkan Virtual Device Driver (VXD)
yang berguna untuk meminimalisasi ketergantungan setiap driver pada perangkat keras tertentu. Sistem ini berevolusi menjadi Windows 3.1 yang
mengenalkan fitur Multimedia dan True Type Font. Sistem ini memudahkan End-
User karena adanya fitur Drag and Drop. Windows versi 3.0 ini berkembang
menjadi Windows 3.11 yang mendukung aplikasi NetWorking.

• Windows 95 – windows ME



Windows 95 diperkenalkan pada tanggal 14 Agustus 1995. Sistem operasi
ini memiliki GUI yang lebih menarik dan atraktif, menggunakan rancangan menu
"Start", menu inovatif untuk mengakses grup program (pengganti Program
Manager) mendukung penamaan berkas yang panjang. Windows 95 juga
Gambar 5. Jendela windows 98.
mendukung Plug and Play untuk mendeteksi instalasi perangkat keras dan
konfigurasi secara otomatis, memiliki beberapa fasilitas seperti : Browser yang
terintegrasi dan Windows Explorer untuk menjelajah Windows. Selain itu juga
Windows 95 memiliki fitur untuk memanajemen daya (APM) dan
diperkenalkannya juga Client-Server.

• Windows 98


Windows 98 dikeluarkan oleh Microsoft pada 25 Juni 1998. Windows 98 sudah
mendukung VGA berbasis AGP, serta mendukung media penyimpanan ringkas
seperti USB, diperkenalkannya NAT untuk berbagi koneksi Internet dan
digantikannya Virtual Device Driver dengan Windows Driver Model. Ada juga
beberapa fitur tambahan berupa aplikasi Microsoft Office dan Internet Explorer
versi 5. Windows 98 juga sudah memiliki kemampuan-kemampuan untuk
memainkan Game dan menjalankan aplikasi Multimedia.

Windows 98SE menambahkan dukungan pada Internet Explorer 5, NAT
untuk berbagi koneksi Internet, Digital Versatile Disk (DVD), Windows Driver
Model (WDM) yang menggantikan model Virtual Device Driver (VxD) serta
Windows NetMeeting 3. Sistem ini menganut prinsip hibrida dengan dukungan
kernel 16-bit/32-bit, dan masuk pada famili Windows 9x.

Windows ME diluncurkan pada tanggal 14 September 2000. Dalam sistem
operasi ini tidak ada fitur yang spesial selain transisi dukungan grafis dari 16-Bit
ke 32-Bit dan sistem ini banyak dipakai oleh pengguna pribadi.

• Windows NT


Windows NT sebagai pengganti windows ME mendukung arsitekrtur x86
(80×86), Intel IA64 dan AMD64 (x64) dan grafis 32-Bit. Windows NT dibangun
dari pengembangan IBM OS/2 dan banyak digunakan dalam jaringan komputer.
Windows NT juga memperkenalkan File System NTFS yang lebih baik dari FAT
maupun FAT-32.

Windows NT 3.1 dirilis untuk komputer Intel x86, DEC Alpha, dan beberapa
platform yang mendukung ARC (Advanced RISC Computing) MIPS. Sedangkan
Windows 3.51 diluncurkan untuk mendukung komputer IBM PowerPC khususnya
untuk sistem PReP seperti desktop atau laptop IBM Power Series dan seri
Motorola PowerStack. Meskipun menggabungkan dua teknologi dari dua
perusahaan, Windows NT 3.51 tidak bisa dijalankan di atas Power Macintosh.
Intergraph Corporation kemudian membuat porting untuk arsitektur Intergraph
Clipper miliknya sendiri dan membuat porting Windows NT 3.51 agar bisa
berjalan di atas arsitektur SPARC. Meskipun demikian,
kedua produk tersebut tidak dijual ke publik sebagai produk ritel.
 
Windows NT 4.0 diluncurkan untuk mendukung banyak platform, akan
tetapi microsoft hanya membuat service pack dan update untuk dua varian (x86
dan DEC Alpha). Selain ke dua varian tersebut service pack dan update dibuat
oleh pihak ketiga (Motorola, Intergraph, dan lain-lain). Windows NT 4.0
merupakan versi rilis Windows NT yang mendukung DEC Alpha, MIPS, dan
PowerPC. Microsoft juga membuat Windows 2000 untuk DEC Alpha hingga
bulan Agustus 1999. Karena Compaq menghentikan dukungan Windows NT
untuk arsitektur tersebut maka Microsoft menghentikan pengembangan proyek
AlphaNT tersebut.

• Windows 2000




Windows 2000 (atau Windows NT 5.0 build 2159) adalah sebuah versi sistem
operasi Windows yang merupakan versi pengembangan dari Windows NT versi
4.0 yang di dikeluarkan oleh Microsoft tanggal 17 Februari 2000 di Amerika
Serikat. Windows 2000 mempunyai banyak fitur tambahan diantaranya :
 
1. Active Directory yang baru.

2. Image Preview.

3. Plug and Play dan Windows Driver Model yang lebih baik performanya dibanding sebelumnya.
 
4. Browser Explorer yang baru, yaitu Internet Explorer 5.0.

5. Mendukung untuk Microsoft DirectX dan Open GL (Windows NT 4.0 hanya mendukung akselerasi OpenGL)

6. Windows Media Player 6.4 terintegrasi (dapat diinstalasikan di Windows NT 4.0.
 
7. Terminal Service yang telah terintegrasi.
 
8. Plug And Play yang lebih canggih, sehingga memasang hardware tertentu dapat langsung berjalan tanpa harus melalui proses restart,

9. Menggunakan driver untuk hardware berbasis Windows Driver Model atau dikenal juga dengan WDM.

10. Dukungan manajemen daya lebih baik, yaitu ACPI (Advanced Configuration and Power Interface) yang dapat menghemat daya.
 
• Windows XP




Windows XP menawarkan banyak perubahan, fitur dan performa, berbasis grafis
digunakan pada komputer pribadi, desktop bisnis, laptop, dan pusat media.
Windows XP pertama kali dirilis pada 25 Oktober 2001, 400 juta salinan instalasi
digunakan pada Januari 2006. Windows XP tersedia dalam berbagai macam
edisi, antara lain ialah :
 
1. Windows XP Home Edition ditargetkan untuk pengguna pribadi.
 
2. Windows XP Professional menawarkan fitur tambahan seperti dukungan untuk domain Windows Server dan dua prosesor fisik, dan ditargetkan untuk pasar power user, bisnis dan perusahaan klien.
 
3. Windows XP Media Center Edition memiliki fitur multimedia tambahan yang menawarkan kemampuan untuk merekam dan menonton acara TV, melihat film DVD, dan mendengarkan musik.
 
4. Windows XP Tablet PC Edition didesain khusus untuk platform PC Tablet, yakni sebuah komputer pribadi yang menggunakan stylus.
 
5. Windows XP profesional 64-bit Edition untuk prosesor berarsitektur IA-64 (Itanium)
 
6. Windows XP Professional x64 Edition untuk prosesor berarsitektur x86-64.
 
7. Windows XP Starter Edition yang dijual di beberapa negara berkembang.
 
8. Windows XP Embedded, sebuah versi Windows XP Professional yang dikurangi segala fiturnya di sana sini untuk pasar tertentu.
 
• Windows server 2003

 

Banyak sekali fitur yang ditawarkan pada Windows Server 2003. Fitur windows
server 2003 edisi standar antara lain ialah platform .Net, fiitur Domain Controller
Server, PKI (Public Key Infrastructure) Server, Domain Name System (DNS),
Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP), Windows Internet Name Service
(WINS), Microsoft IIS, Windows Terminal Services, Mendukung pembagian
beban jaringan Fitur standar sebuah server: file service, print service, atau
application server yang dapat diinstalasi (seperti Microsoft Exchange Server,
SQL Server, atau aplikasi lainnya). Windows Server 2003 memiliki nama kode
Whistler Server mulai dikerjakan pada akhir tahun 2000.

Windows Server 2003
terdiri atas beberapa edisi atau produk yang berbeda, yakni sebagai berikut:
 
1. Windows Server 2003 Enterprise
 
2. Windows Server 2003 Datacenter
 
3. Windows Server 2003 Web Edition.
 
4. Windows Small Business Server 2003 (Windows SBS)
 
5. Windows Storage Server 2003.
 
6. Windows Server 2003 Standard Edition.
 
• Windows Vista


 
Windows Vista diluncurkan 8 November 2006 untuk pengguna bisnis, dan 30
Januari 2007 untuk pengguna pribadi. Windows Vista lebih mengutamakan
interface atau penampilan grafis antarmuka dibandingkan dengan performa,
Fitur-fiturnya antara lain AERO, Sidebar, tingkat keamanan lebih baik dari pada
Windows XP.

Windows Vista menggunakan Firewall with Advanced Security,
Windows Defender, Parental Control, User Account Control (UAC), BitLocker
Drive Encryption, ASLR. Windows Vista menggunakan IPv6, DirectX versi
terbaru, dan arsitekstur 64-Bit. Windows vista mempunyai beberapa versi yaitu:

1. Windows Vista Starter.
 
2. Windows Vista Home Basic.
 
3. Windows Vista Home Premium
 
4. Windows Vista Business.
 
5. Windows Vista Enterprise.
 
6. Windows Vista Ultimate
 
• Windows 7



Windows 7 merupakan gabungan Windows XP dan Windows Vista, Windows 7
memiliki performa yang lebih baik dari Windows Vista. Windows 7 dirilis untuk
pabrikan komputer pada 22 Juli 2009 dan dirilis untuk publik pada 22 Oktober
2009. Windows 7 lebih fokus pada pengembangan dasar Windows, dengan
tujuan agar lebih kompatibel dengan aplikasi-aplikasi dan perangkat keras
komputer yang kompatibel dengan Windows VistaWindows 7 lebih fokus pada
dukungan multi-touch pada layar, desain ulang taskbar, penggunaan
sistem jaringan pribadi bernama HomeGroup dan peningkatan performa.
 
Beberapa aplikasi standar yang disertakan pada versi sebelumnya dari Microsoft
Windows, seperti Windows Calendar, Windows Mail, Windows Movie Maker, dan
Windows Photo Gallery, tidak disertakan lagi di Windows 7. Windows 7 tidak bisa
digunakan dengan jumlah memori yang terpasang melebihi kemampuannya.
Jumlah ini berbeda di setiap versi Windows 7, dan juga berpengaruh pada
arsitektur yang dipakai (apakah 32-bit atau 64-bit).
Windows 7 memiliki 6 versi yang sama dengan Windows Vista. Hanya saja ada
perbedaan nama, jika Windows Vista memiliki versi Business maka pada
Windows 7 versi tersebut dinamakan Professional.
 
1. Windows 7 Ultimate
 
2. Windows 7 Professional
 
3. Windows 7 Enterprise
 
4. Windows 7 Home Premium
 
5. Windows 7 Home Basic
 
6. Windows 7 Starter
 
• Windows 8

 

Windows 8 adalah nama dari versi terbaru Microsoft Windows, serangkaian
Microsoft secara resmi merilis Windows 8 pada 26 Oktober 2012. Versi
percobaan Windows 8 berupa Consumer Preview dan Release Preview. Pada
tanggal 26 Juni 2013, Microsoft merilis versi Uji Coba dari Windows 8.1
(sebelumnya dikenal sebagai Windows Blue), Sistem operasi ini diproduksi oleh
Microsoft untuk digunakan pada komputer pribadi, termasuk komputer rumah dan
bisnis, laptop, netbook, tablet PC, server, dan PC pusat media.

Sistem operasi ini
menggunakan mikroprosesor ARM selain mikroprosesor x86 tradisional buatan
Intel dan AMD. Antarmuka penggunanya diubah agar mampu digunakan pada
peralatan layar sentuh selain mouse dan keyboard, sehingga Windows 8 di
desain untuk perangkat tablet sentuh. Windows 8 mempunyai beberapa edisi
atau versi antara lain adalah sebagai berikut :
 
1. Windows 8, setara dengan Windows 7 Starter, Home Basic, Home Premium.
 
2. Windows 8 Pro, setara dengan Windows 7 Professional.
 
3. Windows 8 Enterprise, setara dengan Windows 7 Enterprise dan Ultimate.
 
4. Windows 8 RT, versi Windows khusus untuk perangkat berprosesor ARM.
 
5. Windows 8.1

• Windows 10



Windows 10 merupakan sistem operasi komputer pribadi yang dikembangkan oleh Microsoft sebagai bagian dari keluarga sistem operasi Windows NT.

Pertama diperkenalkan pada bulan April 2014 pada Konferensi Build, Windows 10 bertujuan untuk mengatasi kekurangan dalam antarmuka pengguna pertama kali diperkenalkan oleh Windows 8 dengan menambahkan mekanik tambahan yang dirancang untuk meningkatkan pengalaman pengguna untuk perangkat yang tidak ada layar sentuh.

Empat edisi utama dari Windows 10, yaitu:

1. Windows 10 Home: dirancang untuk digunakan dalam komputer meja, laptop, dan tablet. Edisi ini termasuk semua fitur tingkat-konsumen dan setara dengan versi dasar dari Windows 8, 8.1, Windows 7 Home Basic dan Home Premium. Di versi ini pengguna tidak dapat mematikan fitur Windows Update.

2. Windows 10 Pro: sebanding dengan Windows 8 Pro, Windows 7 Professional dan Ultimate, dan Windows Vista Business dan Ultimate. Edisi ini dibangun dari edisi Home dan menambahkan fitur penting untuk bisnis, dan memiliki fitur yang setara dengan Windows 8.1 Pro.

3. Windows 10 Enterprise: memberikan semua fitur dari Windows 10 Pro, dengan fitur tambahan untuk membantu dengan organisasi berbasis IT, dan akan memberikan fungsi yang setara dengan Windows 8.1 Enterprise dan hanya tersedia melalui lisensi volume.

4. Windows 10 Education: memberikan semua fitur Windows 10 Enterprise, dirancang untuk digunakan di sekolah, kampus dan universitas. Edisi ini akan tersedia melalui Lisensi Volume Akademi Microsoft, dengan cara yang mirip dengan Windows 8.1 Enterprise.

5. Windows 10 Enterprise LTSB: Versi ini dikeluaran oleh Microsoft dengan tujuan memberikan opsi kepada kalangan enterprise untuk dapat mempunyai kontrol penuh terhadap update Windows sehingga pengguna dapat menolak update yang ditawarkan oleh Microsoft.

Edisi Windows 10 untuk perangkat bergerak dan benam, yaitu:

1. Windows 10 Mobile: dirancang untuk telepon cerdas dan tablet kecil. Edisi ini termasuk semua fitur konsumen dasar, termasuk kapabilitas Continuum. Ini merupakan suksesor secara de facto dari Windows Phone 8.1 dan Windows RT.

2. Windows 10 Mobile Enterprise: memberikan semua fitur Windows 10 Mobile, dengan fitur tambahan untuk membantu dengan organisasi berbasis IT, dengan cara yang mirip dengan Windows 8.1 Enterprise, tetapi dioptimalkan untuk perangkat bergerak.

3. Windows 10 IoT Core: akan dirancang khusus untuk digunakan dalam footprint kecil, perangkat berbiaya rendah dan skenario Internet of Things (IoT) dan akan mirip dengan Windows Embedded.


Demikianlah Dari Semoga Ini Bermanfaat Bagi Anda Semua Dan Jangan Lupa Kunjungi Terus Blogger Ini!!